JAKARTA – Ketertarikan investor asing terhadap potensi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali terlihat. Kali ini, perusahaan energi asal Qatar menjajaki peluang investasi di sektor minyak dan gas (migas) hingga industri manufaktur di wilayah tersebut.
Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, menerima kunjungan perwakilan investor yang membawa nama Nick Oil di Kantor Badan Penghubung Kaltara, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Delegasi tersebut dipimpin oleh Mr. Ali Haji bersama timnya yang memiliki jaringan bisnis di berbagai negara, termasuk Rusia, Inggris, Kanada, hingga kawasan Timur Tengah. Dalam pertemuan itu, mereka menyampaikan minat untuk mengembangkan investasi di sektor energi dan industri di Kaltara.
Zainal menyambut baik rencana tersebut, terutama untuk pengembangan sektor migas yang dinilai memiliki potensi besar, salah satunya di kawasan Blok Ambalat.
“Kami menyampaikan apresiasi atas ketertarikan investor untuk berinvestasi di Kaltara, khususnya di sektor migas yang memiliki potensi signifikan,” ujarnya.
Selain migas, peluang kerja sama juga terbuka di berbagai sektor lain, seperti pembangunan infrastruktur dasar, termasuk rumah sakit, fasilitas penyimpanan bahan bakar minyak (BBM), hingga bandara. Tak hanya itu, pengolahan hasil perikanan seperti rumput laut, udang, dan kepiting juga menjadi sektor yang ditawarkan untuk dikembangkan.
Salah satu rencana strategis yang turut dibahas adalah pembangunan bandara internasional di Kabupaten Bulungan guna mendukung konektivitas dan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
Menanggapi hal itu, Ali Haji menyatakan kesiapan pihaknya untuk menanamkan investasi, didukung oleh jaringan global dan teknologi yang dimiliki perusahaan.
“Kami memiliki jaringan luas dan teknologi yang memadai. Nilai investasi bukan menjadi kendala, sepanjang studi kelayakan terpenuhi dan ada jaminan dari pemerintah daerah,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Kaltara berharap rencana investasi ini dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Ketua DPRD Kaltara, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kaltara, serta perwakilan perangkat daerah terkait.
Sebagai penutup, gubernur menyerahkan cendera mata khas Kaltara kepada rombongan investor sebagai simbol sambutan dan harapan atas terjalinnya kerja sama yang berkelanjutan.(Adv/Ax)
