Kalimantan Timur

43 Ton Beras Disalurkan untuk 1.491 Penerima di Loa Bakung

Avatar photo
Oleh Jalia
Ukuran Font
Kecil Besar

SAMARINDA – Sebanyak 43 ton beras bantuan pangan disalurkan kepada 1.491 penerima di Loa Bakung. Penyaluran bantuan berlangsung di Kantor Kelurahan Loa Bakung, Jalan Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Kepala Perum Bulog Kanwil Kaltim-Kaltara Musazdin Said menjelaskan, penyaluran dilakukan bertahap berdasarkan kesiapan masing-masing wilayah. Proses distribusi di Samarinda telah berlangsung sejak pertengahan Agustus lalu. Bantuan tersebut mencakup alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 sekaligus.

“Sebanyak 43 ton beras disiapkan untuk penerima manfaat selama tiga alokasi bantuan,” jelas Musazdin Selasa (22/9/2026)

Ia menyebut distribusi belum dilakukan serentak karena pengiriman menyesuaikan tahapan penyaluran di setiap wilayah. Hingga Selasa, capaian distribusi bantuan pangan Samarinda telah mencapai sekitar 60 persen.

Bulog masih melanjutkan pengiriman untuk memastikan seluruh penerima memperoleh bantuan sesuai alokasi yang ditetapkan. Penyelesaian distribusi ditargetkan berlangsung hingga akhir September, dengan kemungkinan perpanjangan.

“Penyaluran terus kami lakukan bertahap agar seluruh penerima segera mendapatkan haknya masing-masing,” ujarnya.

Menurut Musazdin, bantuan pangan tersebut memiliki fungsi menjaga kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Beras bantuan juga diharapkan membantu penerima mengatur pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan lainnya.

“Kami berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat menjaga pengeluaran kebutuhan pokok sehari-hari mereka,” katanya.

Selain bantuan pangan, Bulog juga menyerahkan beras program SPHP secara simbolis kepada sepuluh mitra. Penyaluran tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan beras sekaligus kestabilan harga.

Penyaluran di Loa Bakung menjadi salah satu bagian dari distribusi bantuan pangan. Bulog masih memiliki pekerjaan untuk menuntaskan penyaluran kepada penerima di wilayah Samarinda.

Musazdin meminta dukungan masyarakat agar proses distribusi dapat diselesaikan sesuai jadwal. Ia menyebut pihaknya akan terus melakukan koordinasi apabila terdapat kebutuhan perpanjangan waktu

“Beras bantuan pangan tidak boleh diperjualbelikan karena diperuntukkan bagi konsumsi penerima manfaat,” tegas Musazdin.

Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Kaltim, Syarifah Suraidah, turut menghadiri penyaluran tersebut. Ia menilai distribusi bantuan perlu dikawal agar pelaksanaannya berjalan sesuai sasaran penerima.

Syarifah menyebut data penerima bantuan pangan di Samarinda mencapai 54.636 PBP. Sementara jumlah penerima bantuan pangan untuk seluruh wilayah Kalimantan Timur mencapai 272.550 PBP.

Ia juga meminta masyarakat menggunakan bantuan tersebut sesuai peruntukannya untuk kebutuhan keluarga. Menurutnya, bantuan pangan menjadi salah satu dukungan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.