TANJUNG SELOR – Sebuah speedboat penumpang reguler Sekatak Ekspres (Sekatak AAA) yang melayani rute Tanjung Selor–Tarakan terbakar di perairan Salimbatu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 11.20 Wita. Seluruh penumpang dan kru berhasil dievakuasi sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala Pos Polisi Pelabuhan Speedboat Kayan II, Mulyono, mengatakan kapal berangkat dari Pelabuhan Speedboat Kayan II Tanjung Selor sekitar pukul 10.20 Wita dengan tujuan Tarakan.
Namun, sekitar satu jam setelah berlayar, kapal dilaporkan mengalami kebakaran saat melintas di perairan Salimbatu. Mengetahui adanya kobaran api, nakhoda segera melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang.
“Di dalam kapal terdapat 29 orang, terdiri dari empat kru dan 25 penumpang. Seluruhnya berhasil dievakuasi dengan selamat berkat tindakan cepat nakhoda,” kata Mulyono, Kamis.
Ia mengapresiasi langkah cepat awak kapal yang memprioritaskan keselamatan penumpang sebelum api membesar dan menghanguskan badan speedboat.
Berdasarkan keterangan awal dari salah seorang anak buah kapal (ABK), api diduga berasal dari genset yang digunakan sebagai sumber listrik untuk pendingin ruangan (AC). Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.
“Informasi awal menyebutkan api berasal dari genset AC dan kemungkinan disebabkan korsleting listrik,” ujar seorang ABK.
Meski demikian, polisi belum memastikan penyebab kebakaran tersebut. Mulyono menegaskan penyelidikan masih berlangsung dengan meminta keterangan dari nakhoda dan kru kapal.
“Penyebab pastinya masih kami dalami. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ujarnya.
Akibat kebakaran itu, speedboat mengalami kerusakan berat. Hampir seluruh badan kapal hangus terbakar, termasuk mesin yang tidak dapat lagi diselamatkan.
“Kapalnya sudah habis terbakar sehingga tidak memungkinkan untuk dibawa kembali ke pelabuhan. Mesin-mesinnya juga tidak bisa diselamatkan,” katanya.
Menurut Mulyono, lokasi kejadian berada sekitar 15 hingga 20 menit perjalanan dari Pelabuhan Speedboat Kayan II.
Sementara itu, Humas Polresta Bulungan, Aipda Hadi, mengatakan personel kepolisian telah menuju lokasi untuk membantu proses penanganan sekaligus mengumpulkan informasi terkait insiden tersebut.
“Nanti perkembangan lebih lanjut akan kami informasikan,” ujarnya singkat.
Hingga Kamis siang, petugas masih melakukan pendataan ulang terhadap seluruh penumpang, termasuk memastikan jumlah penumpang dewasa dan anak-anak. Polisi juga melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan speedboat tersebut.
