SAMARINDA – SMP Negeri 22 Samarinda menerima 352 peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027. Seluruh siswa ditempatkan ke dalam 11 rombongan belajar dengan kapasitas maksimal 32 orang per kelas.
Kepala SMPN 22 Samarinda, Febianti Violeta mengatakan, jumlah tersebut disesuaikan dengan kapasitas ruang belajar agar proses pembelajaran berlangsung lebih nyaman dibanding tahun sebelumnya.
“Pada tahun ajaran sebelumnya, setiap rombongan belajar diisi hingga 35 siswa. Tahun ini sekolah memilih mengurangi jumlah peserta didik per kelas untuk menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif,” ujarnya saat ditemui di SMPN 22, Jalan Pahlawan, Samarinda, Senin (13/7/2026).
Febriana menyebutkan, selama lima hari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), peserta didik baru mengikuti berbagai kegiatan yang mengacu pada pedoman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Selain materi wajib, sekolah juga menambahkan sejumlah kegiatan yang disesuaikan dengan program sekolah.
“Kami mengajak siswa membawa tanaman dan belajar membuat media tanam dari bahan daur ulang sebagai bagian dari edukasi lingkungan,” katanya.
Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter sekaligus menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sejak awal memasuki jenjang SMP.
Setelah seluruh rangkaian MPLS selesai, kegiatan belajar mengajar secara efektif dijadwalkan dimulai pada Senin, 20 Juli 2026.
Pihak sekolah juga menyatakan siap menyesuaikan seluruh kebijakan apabila terdapat perubahan maupun evaluasi terhadap pelaksanaan SPMB dari Pemerintah Kota Samarinda.
