JAKARTA – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memberikan apresiasi atas kembalinya petinju asal Kayong Utara, Daud “Cino” Yordan, ke ring tinju profesional melalui agenda internasional bertajuk “Back to Champion”.
Apresiasi tersebut disampaikan Ria Norsan saat menghadiri konferensi pers rangkaian kegiatan Daud Yordan Promotion di Lobby Gedung DPD RI, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Menurut Ria Norsan, perjalanan Daud Yordan menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang bagi putra daerah untuk meraih prestasi hingga tingkat internasional.
Ia menilai kiprah Daud tidak hanya membanggakan Kalimantan Barat dan Indonesia melalui prestasi olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah ke tingkat yang lebih luas.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan rasa bangga atas konsistensi Daud Yordan yang tidak hanya berprestasi di atas ring, tetapi kini juga mengemban amanah sebagai wakil rakyat di Senayan,” ujar Ria Norsan.
Ia berharap kembalinya Daud ke dunia tinju dapat mendorong lahirnya atlet-atlet muda Kalimantan Barat yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Ria Norsan juga melihat momentum tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara olahraga, promosi daerah, dan ekonomi kreatif.
Sementara itu, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menyatakan dukungan terhadap kembalinya Daud Yordan ke ring profesional.
Menurutnya, prestasi anak bangsa di berbagai bidang merupakan kebanggaan bersama dan layak mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga negara.
“Setiap anak bangsa yang membawa harum nama negara melalui prestasi dan pengabdiannya tentu patut mendapatkan dukungan,” kata Najamudin.
Ajang “Back to Champion” dijadwalkan mulai bergulir pada 10 Oktober 2026. Agenda tersebut menandai kembalinya Daud Yordan ke arena tinju profesional setelah sebelumnya menjalani karier sebagai petinju sekaligus anggota DPD RI periode 2024–2029.
Daud mengatakan, keputusan kembali naik ring merupakan bentuk komitmennya untuk terus mengabdikan diri melalui olahraga yang telah membesarkan namanya.
“Tinju bukan sekadar profesi bagi saya, melainkan jalan hidup dan bentuk pengabdian untuk mengharumkan nama bangsa. Saya tegaskan bahwa saya belum habis,” tegas Daud.
Ia menambahkan, tugasnya sebagai senator tidak menyurutkan kecintaannya terhadap dunia tinju. Daud ingin membuktikan bahwa kedisiplinan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah seorang atlet tetap dapat berjalan beriringan dengan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Daud juga menyampaikan terima kasih atas dukungan pimpinan dan anggota DPD RI serta masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kalimantan Barat.
Ia berharap kembalinya ke ring profesional dapat membuka ruang dukungan dan kolaborasi yang lebih besar bagi perkembangan tinju Indonesia.
“Harapan saya, dunia tinju profesional Indonesia semakin mendapatkan ruang dukungan dan perhatian dari berbagai pihak, sehingga ke depan semakin banyak lahir petinju-petinju berprestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia,” pungkasnya.(Adv)
