Peristiwa

Nekat Curi Kabel Listrik demi Judi Slot dan Narkoba, Pria di Pontianak Kesetrum Tegangan Tinggi

Avatar photo
Oleh Destriadi Yunas
Ukuran Font
Kecil Besar

PONTIANAK – Seorang pria bernama Rudi (49) tersengat arus listrik saat memanjat tiang listrik di depan Komplek Global Town House 2, Jalan Purnama 2, Pontianak, Kalbar, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 10.55 WIB.

Korban sempat tersangkut di tiang listrik sebelum akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi masih sadar dan dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Inayatun Nurhasanah, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga memanjat tiang listrik dengan tujuan mengambil kabel CTM yang sudah tidak aktif.

“Korban diduga hendak mencuri kabel CTM yang berada di bagian atas tiang listrik. Saat melakukan aksinya, korban diduga menyentuh Fuse Cut Out (FCO) yang masih bertegangan sehingga tersengat arus listrik dan tersangkut di tiang,” jelasnya.

Kapolsek menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal, korban mengaku nekat mengambil kabel tersebut karena membutuhkan uang. Kepada petugas, korban menyebut hasil penjualan kabel rencananya akan digunakan untuk bermain slot, membeli sabu, dan membeli beras.

“Pengakuan tersebut masih menjadi bagian dari proses pendalaman penyelidikan,” tambahnya.

Polisi mengecek lokasi kejadian perkara di depan Komplek Global Town House 2, Jalan Purnama 2, Pontianak, Kalbar, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 10.55 WIB. (Polsek Pontianak Selatan)

Menurut Kapolsek, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh petugas keamanan Komplek Global Town House 2, Aldiansyah Saputra, yang saat itu sedang berjaga.

Saksi melihat kabel di depan kompleks dalam kondisi terputus atau menjuntai. Tak lama kemudian korban datang dan langsung memanjat tiang listrik.

“Saksi sudah berteriak memperingatkan korban agar tidak memanjat tiang listrik, namun tidak dihiraukan. Beberapa saat kemudian korban tersengat arus listrik hingga tersangkut di atas tiang,” jelasnya.

Melihat kejadian tersebut, saksi kemudian menghubungi Damkar Purnama untuk meminta bantuan.

Ina menambahkan, akibat insiden tersebut korban mengalami luka bakar pada telapak tangan, bagian perut, dan paha sebelah kiri. Saat dievakuasi sekitar pukul 11.45 WIB, korban masih dalam keadaan sadar.

“Peristiwa ini masih kami lakukan pendalaman,” terangnya.

Ketua Damkar Purnama, Abdul Hadi, mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari satpam komplek.

“Sesampainya di lokasi, korban masih tersangkut di tiang listrik. Kami langsung berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memutus aliran listrik agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman,” katanya.

Setelah aliran listrik dipastikan padam, petugas gabungan berhasil mengevakuasi korban dan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis.