Ketapang

BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla di Sinar Kuri Ketapang

Avatar photo
Oleh Agus
Ukuran Font
Kecil Besar

KETAPANG – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjadwalkan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui water bombing di kawasan Desa Sinar Kuri, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, Jumat (7/8/2026).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Operasi pemadaman menggunakan helikopter UH-60L registrasi VH-L6T milik Elang Dhirgantara Candracanta. Helikopter dijadwalkan lepas landas pukul 08.00 WIB untuk melaksanakan sortie pertama.

Tim penerbangan dipimpin Pilot in Command (PIC) Remy Oliver Lewis, didampingi Second in Command (SIC) Jacob Anthony Laba, serta Helicopter Landing Officer (HLO) Imam Susanto.

Target pemadaman difokuskan di titik kebakaran kawasan Sinar Kuri, Sungai Laur, berdasarkan hasil finalisasi briefing dan permintaan dari Tim Satgas Darat BNPB.

Selain itu, BNPB juga telah menyiapkan titik pengambilan air (water source) dan lokasi pengeboman air (water drop) untuk mendukung operasi pemadaman di wilayah tersebut. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat pengendalian kebakaran yang beberapa hari terakhir melanda kawasan Sinar Kuri dan sekitarnya.

Helikopter UH-60L registrasi VH-L6T milik Elang Dhirgantara Candracanta melakukan pemadaman titik api di Desa Sinar Kuri, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, Jumat (7/8/2026).

Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengapresiasi dukungan BNPB yang mengerahkan helikopter water bombing untuk membantu penanganan karhutla di Ketapang.

“Saya harap operasi udara ini dapat mempercepat pemadaman titik api, terutama di kawasan yang sulit dijangkau melalui jalur darat. seluruh sumber daya pemerintah daerah terus dikerahkan untuk mendukung penanganan karhutla,” ujar Alex saat dikonfirmasi, Jumat (7/8/2026).

Alex mengatakan bahwa pengerahan helikopter water bombing merupakan bagian dari upaya terpadu pemerintah daerah bersama BNPB, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, perusahaan, dan seluruh unsur terkait.

Menurutnya, keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Ia juga mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan karhutla.

“Karena pencegahan merupakan langkah paling efektif menghindari meluasnya bencana,” pungkasnya.