KETAPANG – Sebanyak 60 personel Brimob dari Mabes Polri telah tiba di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Personel Brimob Bantuan Kendali Operasi (BKO) yang dipimpin oleh Danyon KOMPOL I Nyoman Supartha tersebut telah tiba di Mapolres Ketapang Rabu (26/8/2026).
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris mengatakan bahwa puluhan personel tersebut dikerahkan untuk memperkuat Satuan Tugas Aman Nusa II dalam penanggulangan karhutla di sejumlah wilayah Kabupaten Ketapang. Pasukan BKO juga dibekali sarana dan prasarana pendukung untuk menunjang operasi di lapangan.
“Hari ini personel 60 Brimob Polri langsung ditempatkan di Kecamatan Matan Hilir Utara (MHU) 10 personel, 15 personel di Muara Pawan, Kendawangan ada 15 personel dan Matan Hilir Selatan (MHS) 20 personel,” katanya.

AKBP M Harris menyampaikan bahwa penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan lokasi rawan terbakar seperti dekat perusahaan dan lingkungan warga, melalui jalur darat yang sulit dijangkau.
“Semuanya nanti akan memperkuat personel gabungan yang sudah lebih dulu berjibaku di lapangan, yakni petugas gabungan dari Polres Ketapang, Kodim 1203 Ketapang, BPBD Ketapang, Manggala Agni, serta Tim Relawan Kesiapsiagaan Bencana (TRKB) setempat,” ujarnya.
Sisi lain, Polres Ketapang kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan kepada petugas jika menemukan kemunculan titik api.
“Kami imbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila muncul titik api kepada petugas Kepolisian terdekat,” imbaunya.
