KUTAI BARAT – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 resmi dimulai melalui upacara pembukaan di Lapangan Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini menjadi simbol penguatan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan desa.
Upacara berlangsung khidmat dengan Bupati Kutai Barat Frederick Edwin bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, Bupati menegaskan bahwa TMMD merupakan program terpadu yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.

“TMMD adalah program terpadu untuk mempercepat pembangunan daerah dengan harapan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat,” tegasnya.
Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan nasional yang dimulai dari tingkat kampung. Ia berharap pelaksanaan TMMD dapat memperkuat ketahanan pangan serta memberikan dampak pembangunan jangka panjang.
Upacara diawali laporan rencana kegiatan oleh Perwira Staf Teritorial Kodim 0912/Kubar Moch. Wahyudi, dilanjutkan penandatanganan perjanjian pembangunan desa, penyematan pita tanda dimulainya TMMD, serta penyerahan alat kerja secara simbolis.

Turut hadir unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta organisasi Persit. Usai kegiatan, Bupati meninjau layanan pengobatan gratis dan menyerahkan bantuan sosial kepada warga.
Melalui pelaksanaan selama satu bulan, TMMD diharapkan menjadi momentum gotong royong yang memperkuat hubungan TNI dan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi pembangunan kampung.
