KUTAI BARAT – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Wiltas Ke-127 yang dilaksanakan Kodim 0912/Kubar di Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat, Kamis (19/2/2026) tak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur. Di sela kegiatan semenisasi jalan, Satgas TMMD juga memberikan pelayanan kesehatan dan edukasi kepada masyarakat.
Komandan Satgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar, Doni Fransisco, menegaskan bahwa program TMMD dirancang untuk membantu masyarakat secara menyeluruh, tidak terbatas pada pembangunan fisik.
“Pembangunan tidak hanya soal jalan atau fasilitas umum. Kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian kami. Edukasi tentang pencegahan stunting dan program KB penting untuk menyiapkan generasi yang lebih sehat,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Di lokasi pekerjaan, tim kesehatan Kodim 0912/Kubar turut disiagakan. Praka David yang tergabung dalam tim kesehatan memanfaatkan waktu istirahat untuk memeriksa kondisi warga yang terlibat dalam pengecoran jalan. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah dan kondisi fisik umum guna memastikan warga tetap dalam keadaan fit.
“Cuaca cukup panas dan pekerjaan berat, jadi kami lakukan pemeriksaan sederhana. Jika ada yang merasa kurang sehat, kami anjurkan untuk beristirahat dan memperbanyak minum air,” jelasnya.
Selain layanan kesehatan di lapangan, Satgas TMMD bersama tenaga kesehatan Kecamatan Linggang Bigung juga menggelar penyuluhan di Posbindu Kampung Linggang Amer. Materi yang disampaikan meliputi kesehatan ibu dan anak, pentingnya gizi seimbang, serta pencegahan stunting.
Warga, khususnya para ibu, tampak antusias mengikuti penyuluhan dan berdiskusi mengenai pola asuh serta pemeriksaan rutin bagi balita. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga.
Melalui kombinasi kegiatan fisik dan nonfisik tersebut, TMMD di Linggang Amer tidak hanya membuka akses jalan bagi warga, tetapi juga memperkuat kesadaran akan pentingnya kesehatan.
Program ini menjadi wujud sinergi TNI dan masyarakat dalam membangun desa secara berkelanjutan.*
