Kalimantan Timur

Peringkat Delapan MTQ Kaltim 2025, PPU Jadikan Titik Awal Pembinaan

Avatar photo
Oleh Ana
Ukuran Font
Kecil Besar

SANGATTA – Kafilah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menempati peringkat delapan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45 Tingkat Provinsi Kaltim yang resmi ditutup di Bukit Pelangi, Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Jumat malam (18/7/2025).

Meski belum masuk lima besar, hasil ini dinilai menjadi modal penting untuk pembinaan yang lebih baik ke depan.

Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Drs. H. Tohar yang hadir mewakili pemerintah daerah pada penutupan MTQ mengatakan, posisi ke-8 dari sepuluh kabupaten/kota bukanlah akhir, melainkan tantangan untuk bangkit dan memperbaiki pembinaan peserta.

“Perjalanan kafilah PPU di MTQ ini patut diapresiasi. Mereka sudah berjuang maksimal. Ini akan menjadi evaluasi dan titik awal untuk pembinaan yang lebih serius ke depan,” ujar Tohar usai acara penutupan.

Menurutnya, potensi generasi Qur’ani di PPU cukup besar. Hanya saja, perlu strategi pembinaan jangka panjang dan dukungan yang lebih kuat dari semua pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat.

“Kita akan tata lagi pembinaan dari tingkat bawah. Tujuannya bukan sekadar meraih juara, tapi juga menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an,” tambahnya.

MTQ ke-45 Kaltim ditutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, yang mengapresiasi semangat seluruh peserta dari berbagai daerah.

Seno juga menekankan pentingnya menjadikan MTQ bukan hanya sebagai kompetisi, melainkan sebagai sarana mempererat ukhuwah dan memperkuat nilai-nilai Qur’ani di tengah masyarakat.

Dalam perhelatan ini, tuan rumah Kutai Timur keluar sebagai juara umum dengan perolehan skor tertinggi 627 poin. Disusul Kutai Kartanegara (424 poin), Samarinda (419 poin), dan Bontang (294 poin). Sementara PPU berada di urutan kedelapan.

Meski tak membawa pulang trofi besar, para peserta dari PPU disebut telah menunjukkan semangat dan dedikasi sepanjang perlombaan.

“Kami bangga. Para pelatih dan peserta sudah memberi yang terbaik. Prestasi ini menjadi bahan evaluasi kita semua,” kata Tohar

Penutupan MTQ berlangsung semarak dengan penampilan seni Islami dan konser grup musik religi Wali yang disaksikan ribuan warga.