Advertorial

Pemkab PPU Tak Dilibatkan Alokasi Pekerja Proyek IKN dan Bandara VVIP

Avatar photo
Oleh Ana
Ukuran Font
Kecil Besar

PENAJAM – Pindahnya Ibu Kota Negara (IKN) ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melibatkan sejumlah proyek termasuk pembangunan Bandara VVIP bernama Nusantara Airport. Hal tersebut melibatkan pekerja untuk membangun infrastruktur Istana Negara yang baru sehingga seharusnya membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.

Namun demikian, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) tidak membuka dengan jelas terkait berapa tenaga kerja yang diperlukan dalam pembangunan IKN dan Bandara VVIP.

Kadis Disnakertrans PPU Marjani Ali mengatakan, pihaknya belum mendapatkan akses atau tidak dilibatkan secara langsung dalam proses perekrutan tenaga kerja yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam pembangunan bandara tersebut.

“Pembangunan Bandara VVIP itu pasti ada lowongan pekerjaan. Persoalannya adalah semua perusahaan di IKN maupun Bandara VVIP di Pantai Lango, tidak memberi akses atau melibatkan kami sampai sekarang,” ujar Marjani.

Dikatakan, pihaknya kesulitan mendapatkan data yang akurat terkait jumlah tenaga kerja yang diperlukan dan yang sudah direkrut untuk proyek tersebut.

“Data realnya memang cukup sulit kami dapatkan. Namun, alhamdulillah tadi sudah ada data sekunder yang diberikan oleh stafnya. Tetapi kalau masalah lowongan pekerjaan, kami belum pernah diberi tahu,” lanjut Marjani.

Marjani menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, pemerintah setempat harus dilibatkan dalam proses perekrutan tenaga kerja.

“Jangan sampai kami hanya diberi tahu ketika ada masalah. Padahal, seharusnya informasi mengenai lowongan pekerjaan juga disampaikan kepada kami,” tutupnya. (Adv/A).

Topik