Kalimantan Timur

Olahraga Harus Jadi Kebutuhan, Bukan Sekedar Rutinitas

Avatar photo
Oleh Jalia
Ukuran Font
Kecil Besar

SAMARINDA – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Samarinda untuk mengingatkan masyarakat tentang arti penting olahraga. Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Andi Ariefin, menekankan, olahraga seharusnya dipandang sebagai kebutuhan hidup, bukan sekadar hobi atau rutinitas.

Menurutnya, perubahan pola pikir masyarakat tentang olahraga sangat penting di era digital saat ini. Banyak generasi muda yang lebih memilih beraktivitas dengan gawai daripada bergerak aktif, padahal kesehatan fisik menjadi modal utama untuk masa depan.

“Kalau kita tidak berusaha menyiapkan generasi muda, mereka akan lebih nyaman berdiam diri dengan gadget. Ini bahaya, karena mereka adalah penerus bangsa,” ujarnya kepada Jurnalborneo.com, Selasa (9/9/2025).

Andi menyebutkan, olahraga bukan hanya soal prestasi atau pertandingan, melainkan juga pembentukan kualitas sumber daya manusia. Dengan tubuh yang sehat dan mental yang kuat, generasi muda akan lebih siap menghadapi tantangan global.

“Olahraga itu investasi jangka panjang bagi bangsa. Kalau kita ingin SDM unggul, sehat jasmani dan rohani adalah syarat mutlak,” tambahnya.

Momentum Haornas juga menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa olahraga bisa dimulai dari hal sederhana. Jalan pagi, bersepeda, atau senam ringan dapat menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan. Andi berharap masyarakat Samarinda menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Di sisi lain, ia juga menyampaikan pesan khusus kepada para atlet Samarinda. Menurutnya, motivasi berprestasi harus lebih diutamakan daripada mengejar bonus atau imbalan materi.

“Berprestasilah setinggi mungkin, karena dari situ akan mengalir sesuatu yang tidak kita bayangkan. Jangan kendurkan motivasi,” tegasnya.

Ia meyakini, dengan motivasi yang kuat, atlet Samarinda bisa melahirkan prestasi membanggakan di level nasional bahkan internasional. Dukungan pemerintah pun terus diarahkan untuk menyediakan sarana, pelatihan, dan pendampingan agar para atlet mampu berkembang.

“Haornas ini bukan hanya seremoni. Ini pengingat bahwa kita semua punya tanggung jawab menjaga kesehatan melalui olahraga dan mendukung atlet kita yang berjuang membawa nama daerah,” pungkas Andi.