PENAJAM — Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Klotok Penajam mengalami lonjakan selama momen libur Lebaran 2026.
Antrean kendaraan, terutama sepeda motor, terlihat mengular sejak H+2 Idulfitri.
Koordinator Posko Pelabuhan Speedboat dan Klotok Penajam, Rizal mengatakan, peningkatan arus sebenarnya sudah mulai terasa sejak hari pertama Lebaran. Namun, kepadatan tertinggi terjadi pada hari kedua hingga hari keempat.
“Puncaknya itu di Lebaran kedua sampai sekarang. Yang paling dominan roda dua,” katanya, Selasa (24/3/2026).
Dia menyebut, jumlah sepeda motor yang menyeberang sekitar 700 hingga 800 unit per hari.
Sedangkan itu, jumlah penumpang pejalan kaki di pelabuhan klotok mengalami lonjakan signifikan. Kondisinya ramai namun tetap lancar.
“Kalau penumpang pejalan kaki ramai normal,” lanjutnya.
Dijelaskan, kondisi ini berbeda dibanding awal Ramadan, yang mana aktivitas pelabuhan justru cenderung sepi. Dia menyebut, lonjakan baru terlihat mendekati hari raya, namun tidak terlalu signifikan hingga akhirnya meningkat pesat setelah Lebaran.
Menurutnya, pola ini hampir sama dengan tahun sebelumnya. Pergerakan masyarakat diduga dipengaruhi masa libur yang mulai berakhir, terutama bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pelajar.
“Dari tahun lalu, setelah Lebaran kedua itu ramai, mobilitas meningkat daripada hari biasa,” jelasnya.
Meski terjadi lonjakan, operasional penyeberangan tetap berjalan normal. Sebanyak 44 unit klotok siap beroperasi, 22 unit penumpang penjalan kaki dan lainnya untuk kendaraan roda dua.
Untuk mendukung operasional penyebrangan motor di pelabuhan klotok, petugas angkut dibagi menjadi tiga regu kerja yang berjaga sejak pagi hingga malam hari.
