Kalimantan Barat

M Farizi Mantap Maju Pimpin Karang Taruna Kalbar, Dorong Pemuda Aktif Bangun Daerah

Avatar photo
Oleh Destriadi Yunas
Ukuran Font
Kecil Besar

PONTIANAK – Muhammad Farizi, atau yang akrab disapa Izi, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai Calon Ketua Umum Pengurus Daerah Karang Taruna Kalimantan Barat.

Ia menilai Karang Taruna memiliki posisi strategis sebagai kekuatan pemuda yang mampu mendorong perubahan dan pembangunan daerah secara nyata.

Menurut Farizi, Karang Taruna Kalbar perlu ditata dan diperkuat agar mampu berkontribusi lebih besar, sejalan dengan arah kebijakan Karang Taruna secara nasional yang akan memasuki periode kepemimpinan baru tahun 2025–2030.

“Karang Taruna secara nasional telah menegaskan komitmen untuk memperkuat solidaritas sosial dan mendukung program pemerintah. Di daerah, komitmen ini harus kita terjemahkan menjadi kerja nyata,” ujar Farizi, Jumat (30/1/2026).

Ia menilai, struktur Karang Taruna yang menjangkau hingga tingkat desa dan kelurahan merupakan keunggulan utama yang tidak dimiliki banyak organisasi kepemudaan.

Dengan jangkauan tersebut, Karang Taruna dinilai mampu memahami langsung kondisi sosial dan kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.

Sebagai pengusaha muda yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kepemudaan, Farizi meyakini Karang Taruna dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis komunitas.

“Pemuda di desa dan kelurahan adalah ujung tombak. Mereka yang paling memahami persoalan sosial di lingkungannya. Jika digerakkan dengan baik, Karang Taruna bisa menjadi agen perubahan yang efektif,” jelasnya.

Farizi menegaskan, penguatan peran kader di tingkat desa dan kelurahan harus menjadi fokus utama organisasi. Dengan demikian, Karang Taruna tidak hanya menjadi wadah kegiatan sosial, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya pengabdian sejak usia muda sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap daerah. Menurutnya, semangat pengabdian tersebut harus difasilitasi oleh organisasi melalui program yang terarah dan berkelanjutan.

“Pengabdian pemuda adalah investasi jangka panjang bagi daerah. Jika diberi ruang dan dukungan, pemuda bisa memberikan dampak besar bagi kemajuan Kalimantan Barat,” katanya.

Dengan bekal pengalaman organisasi dan kesamaan visi dengan kepengurusan Karang Taruna di tingkat nasional, Farizi optimistis mampu membawa Karang Taruna Kalbar menjadi organisasi kepemudaan yang lebih solid, progresif, dan berdaya guna bagi masyarakat.