SAMARINDA – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Kerja sama ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat dengan UINSI, serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UINSI. Penandatanganan berlangsung di ruang rapat Gedung Rektorat UINSI di Jalan H.A.M Rifaddin Loa Janan Ilir Samarinda, Senin (8/9/2025).

Dalam MoU, kedua belah pihak bersepakat mendorong terwujudnya penyiaran yang sehat, memperkuat literasi media di bidang penyiaran, serta mengembangkan riset mengenai rating publik untuk melindungi kepentingan masyarakat.
Adapun PKS bersama FUAD UINSI lebih difokuskan pada pelaksanaan Indeks Kualitas Program Siaran Televisi, termasuk penilaian dan evaluasi tayangan televisi secara berkelanjutan.

Rektor UINSI, Prof. Zurqoni, menegaskan peran perguruan tinggi tidak hanya sebatas ruang akademik, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan kualitas penyiaran di masyarakat.
“Kolaborasi ini adalah langkah konkret untuk memastikan masyarakat mendapat tayangan yang sehat, edukatif, dan berimbang. Oleh karena itu, pentingnya sinergi dunia akademik dengan KPI dalam menjaga kualitas penyiaran,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Bidang Pengembangan Kebijakan dan Sistem Penyiaran (PKSP) KPID Kaltim, Dedy Pratama, menyebut kerja sama tersebut akan mendukung pengawasan isi siaran dengan basis data yang lebih kuat.

“Dengan dukungan akademisi, hasil riset Indeks Kualitas Siaran akan semakin objektif dan bermanfaat bagi publik,” jelasnya.
Kerja sama ini turut disaksikan Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Kaltim, Tri Heriyanto, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Administrasi, dan Keuangan (KAK) UINSI, Prof. M. Tahir, serta Dekan FUAD UINSI, Prof. M. Abzar.
Kolaborasi strategis ini diharapkan memperluas literasi media, meningkatkan kualitas penyiaran, serta memperkuat perlindungan kepentingan publik di tengah dinamika perkembangan media.
