PONTIANAK – Perjuangan relawan pemadam kebakaran dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat mendapat dukungan tambahan. Karang Taruna Kabupaten Kubu Raya bersama Yayasan Rumah Sakit Islam (YARSI) Pontianak membuka layanan suntik vitamin booster bagi relawan Damkar.
Layanan tersebut dipusatkan di Posko Segar yang berada di Jalan Arteri Supadio, halaman Kantor Dinas Sosial Kabupaten Kubu Raya. Selain layanan kesehatan, posko ini juga menyediakan kebutuhan dasar bagi relawan seperti air minum, buah segar dan vitamin.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Kubu Raya, Juliansyah, mengatakan layanan kesehatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan YARSI Pontianak.
Dalam kegiatan ini, YARSI menurunkan enam tenaga kesehatan yang terdiri dari satu dokter, tiga perawat dan dua tenaga farmasi. Sementara Karang Taruna Kubu Raya menyiapkan bahan vitamin untuk diberikan kepada para relawan.
“Yang kita laksanakan yakni suntik vitamin booster. Kami dari Karang Taruna Kubu Raya menyediakan bahannya dan untuk medisnya dari pihak YARSI,” kata Juliansyah, Jumat (28/8/2026).
Juliansyah mengatakan, pemberian vitamin booster berawal dari masukan para relawan yang membutuhkan tambahan stamina setelah berjibaku memadamkan api di lapangan.
Menurutnya, kondisi fisik para relawan perlu mendapat perhatian karena mereka harus bekerja dalam kondisi panas, berasap dan menguras tenaga.
“Hasil kami di lapangan, banyak kawan-kawan di lapangan ingin diberikan vitamin dalam bentuk booster. Sehingga kami melaporkan ke pengurus provinsi, Bang Muhammad Farizi, dan alhamdulillah langsung diatensi dan terlaksana,” ujarnya.
Untuk tahap awal, layanan suntik vitamin booster disiapkan bagi 30 relawan pemadam kebakaran. Namun, kuota tersebut masih dapat ditambah apabila kebutuhan di lapangan meningkat.
Program Posko Segar direncanakan berlangsung selama tujuh hari ke depan. Karang Taruna membuka kemungkinan memperluas dukungan sesuai kondisi dan kebutuhan relawan yang terlibat dalam penanganan Karhutla.
“Hari ini memang terbatas hanya 30 relawan Damkar saja kuota yang kita sediakan, namun tidak menutup kemungkinan untuk bisa lebih dari itu,” kata Juliansyah.
Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu menjaga kondisi fisik para petugas Damkar yang terus bekerja memadamkan kebakaran.
“Petugas Damkar yang berjibaku memadamkan api Karhutla agar stamina mereka bisa kembali pulih,” pungkasnya.
