PONTIANAK – Peringatan Hari Bumi Sedunia 2026 di Kalimantan Barat berlangsung semarak dan penuh pesan lingkungan. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, bersama Wakil Gubernur, Krisantus Kurniawan, kompak hadir dalam aksi penanaman pohon serentak yang digelar di kawasan Museum Kalimantan Barat, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian terhadap isu lingkungan global, khususnya dampak perubahan iklim yang kini semakin terasa melalui peningkatan suhu bumi.
Dalam keterangannya, Ria Norsan menegaskan bahwa penanaman pohon tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi gerakan berkelanjutan.
“Penanaman pohon ini penting untuk meningkatkan produksi oksigen dan menyerap karbon. Kita merasakan sendiri suhu yang semakin panas, ini harus kita atasi bersama,” terangnya lewat keterangan tertulisnya, Kamis (30/4/2026).
Menurutnya, upaya penghijauan merupakan bagian integral dari pembangunan daerah, khususnya dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan menciptakan lingkungan yang lestari.
Ia menekankan bahwa pembangunan tidak boleh mengabaikan aspek lingkungan, karena keberlanjutan menjadi kunci masa depan daerah.
Momentum Hari Bumi juga dimanfaatkan untuk mengajak generasi muda agar lebih aktif dalam menjaga lingkungan.
Norsan menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak pembangunan berbasis lingkungan.
“Generasi muda harus mengambil peran. Lingkungan yang sehat adalah warisan terbaik bagi generasi mendatang,” tegasnya.
Senada dengan itu, Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan turut mendorong keterlibatan masyarakat, khususnya anak muda, dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan di Kalimantan Barat.
Selain aksi penanaman pohon, peringatan Hari Bumi 2026 di Kalbar juga diramaikan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat luas.
Di antaranya Fun Run 5K yang dilepas langsung oleh Wakil Gubernur, expo produk Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS), pameran fotografi bertema lingkungan, hingga kegiatan UMKM dan pembagian doorprize.
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kelestarian alam, sekaligus mendorong gaya hidup ramah lingkungan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat pun menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan yang seimbang antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan, demi masa depan yang lebih sejuk, sehat, dan berkelanjutan.(Adv)
