NUSANTARA – Panitia Kerja (Panja) Open Government Partnership (OGP) Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Kamis (17/7/2025).
Mereka mendalami praktik pemerintahan terbuka yang tengah dikembangkan di kawasan calon ibu kota baru Indonesia.
Rombongan disambut langsung oleh Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, mengatakan, IKN dirancang tidak hanya sebagai kota modern, tapi juga sebagai percontohan birokrasi yang efektif, transparan, dan berpihak pada lingkungan serta masyarakat.
Dia menyebut, aspek-aspek seperti akuntabilitas, pemanfaatan teknologi hijau, serta pendidikan inklusif bagi semua kalangan menjadi prioritas utama.
“Bukan hanya soal bangunan megah. Kita bicara tentang bagaimana membangun sistem birokrasi yang manusiawi, akuntabel, dan berpihak pada semua, termasuk siswa berkebutuhan khusus,” kata Basuki.
Dia juga berharap kunjungan tersebut bisa memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus menjadi ruang diskusi terbuka terkait pembangunan IKN.
“Semoga kunjungan ini bisa menyalurkan informasi kepada masyarakat luas tentang seperti apa sebenarnya pembangunan yang terjadi di IKN ini,” lanjutnya..
Ketua Panja OG-P BKSAP DPR RI, Muhammad Husein Fadlulloh, menyatakan pihaknya ingin memastikan, prinsip pemerintahan terbuka dan transparan benar-benar menjadi bagian dari pembangunan IKN yang sedang berlangsung.
“Kami ingin memastikan pembangunan di IKN tidak hanya fisiknya saja, tapi juga memperhatikan tata kelola yang inklusif dan partisipatif,” katanya.
Husein menilai, kunjungan tersebut menjadi momen penting untuk mempererat kerja sama antara legislatif dan eksekutif, khususnya dalam mengawal arah pembangunan IKN menuju kota masa depan yang inklusif dan berbasis teknologi.
Dia berharap bisa membawa pulang pandangan baru untuk memperkuat peran DPR dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang sesuai prinsip keterbukaan.(*)
