SAMARINDA – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB Kota Samarinda) menggelar penyuluhan penting tentang Seribu Hari Pertama Kehidupan (HPK) pada Rabu (18/06/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya masa seribu HPK bagi kesehatan dan perkembangan optimal anak sejak dini.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung Dppkb Samarinda, DPPKB Samarinda menghadirkan Dra. Banne Buntu, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Ahli Madya Kota Samarinda, sebagai narasumber utama. Banne menegaskan bahwa Seribu Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan masa emas yang dimulai sejak janin terbentuk dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun.
“Seribu HPK itu bukan seribu hari pertama kelahiran, melainkan seribu hari pertama kehidupan. Ini masa yang sangat menentukan kualitas kesehatan dan masa depan anak,” ujar Banne.
Sebanyak 20 kader Bina Keluarga Balita (BKB) dari berbagai kelurahan di Samarinda Ulu turut mengikuti kegiatan ini. Banne menekankan bahwa para kader memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi mengenai pentingnya gizi, kesehatan ibu, serta pola asuh yang tepat selama seribu HPK.
“Kami berharap informasi ini tidak berhenti pada para kader yang hadir, tetapi dapat ditularkan kepada masyarakat luas. Ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi sehat dan berkualitas,” tambahnya.
Kegiatan penyuluhan ini menjadi salah satu program strategis DPPKB Kota Samarinda dalam mendukung prioritas nasional, khususnya dalam meningkatkan kualitas keluarga dan menurunkan angka stunting di Kota Samarinda.
Dengan penyebaran informasi yang tepat melalui para kader, DPPKB Samarinda berharap edukasi tentang seribu hari pertama kehidupan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, sehingga keluarga-keluarga di Samarinda dapat menerapkan pola hidup sehat sejak masa kehamilan.
