Nasional

BMKG Peringatkan Waspada Cuaca Ekstrem Berpotensi Banjir di Sejumlah Wilayah

Avatar photo
Oleh Putri Tsabitah An Nabil
Ukuran Font
Kecil Besar

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi curah hujan tinggi yang diperkirakan terjadi pada 1–10 Januari 2025. Beberapa wilayah di Indonesia diidentifikasi berada dalam status Waspada, Siaga, hingga Awas akibat ancaman cuaca ekstrem dan risiko bencana banjir yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Wilayah dengan status Waspada meliputi kabupaten/kota di Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua. Wilayah-wilayah ini diprediksi akan mengalami curah hujan tinggi, sehingga masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap kemungkinan terjadinya genangan air, hingga banjir bandang.

Untuk wilayah dengan status Siaga, peringatan diberikan kepada kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan. Kondisi ini menunjukkan adanya peningkatan risiko bencana yang lebih besar, termasuk kerusakan infrastruktur akibat aliran air yang deras atau tanah longsor di daerah rawan.

Sementara itu, status Awas, yang merupakan peringatan tertinggi, diberikan kepada beberapa kabupaten/kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Status ini mengindikasikan potensi terjadinya bencana yang lebih serius, sehingga masyarakat diimbau untuk memprioritaskan keselamatan diri, menghindari daerah-daerah rawan banjir, serta mempersiapkan langkah-langkah evakuasi jika diperlukan.

BMKG juga mengingatkan bahwa cuaca ekstrem dapat mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat, termasuk transportasi, pertanian, dan perekonomian lokal. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak, baik individu maupun pemerintah daerah, untuk mengambil langkah antisipasi guna mengurangi dampak bencana.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan termasuk memastikan saluran air bebas dari hambatan, menyiapkan stok kebutuhan darurat, serta memperbarui informasi cuaca secara berkala melalui situs resmi melalui laman resmi BMKG di ppid.bmkg.go.id atau melalui aplikasi resmi BMKG.(*)