Kalimantan Timur

Anak Muda Kaltim Harus Serius Berwirausaha

Avatar photo
Oleh Jalia
Ukuran Font
Kecil Besar

SAMARINDA – Generasi muda Kalimantan Timur diharapkan tidak lagi memandang usaha sebagai batu loncatan sementara. Usaha yang telah dirintis perlu dijalankan secara serius agar mampu berkembang.

Anggota DPD RI dapil Kalimantan Timur Aji Mirni Mawarni menyebut, masih banyak anak muda yang menjalankan usaha sambil menunggu pekerjaan. Pola pikir tersebut perlu diubah karena usaha juga berpotensi menjadi sumber penghidupan jangka panjang.

“Anak muda harus menjalankan usaha dengan sungguh-sungguh, bukan sekadar batu loncatan sementara,” ujarnya, Kamis (27/8/2026).

Ia mengatakan, membuka usaha dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekitar. Seorang pelaku usaha berpeluang menciptakan lapangan pekerjaan ketika bisnisnya terus berkembang.

Pendidikan selama ini dinilai masih banyak mengarahkan generasi muda menjadi pekerja. Karena itu, pola pikir kewirausahaan perlu ditanamkan sejak awal kepada anak muda.

“Pendidikan harus turut membangun keberanian generasi muda untuk membuka usaha mandiri,” kata Aji Mirni.

Menurutnya, memulai usaha tidak selalu harus dilakukan dengan modal besar. Berbagai jasa sederhana hingga usaha kuliner dapat menjadi langkah awal membangun kemandirian ekonomi.

Jasa pengetikan, kedai kopi, maupun usaha kecil lainnya memiliki peluang berkembang. Namun, peluang tersebut membutuhkan keseriusan dan konsistensi dari pelaku usaha yang menjalankannya.

“Usaha kecil pun dapat berkembang besar apabila dikelola serius dan konsisten,” ujarnya.

Ia berharap generasi muda Kaltim mulai membangun pola pikir sebagai pencipta lapangan kerja. Dengan semakin banyaknya wirausaha muda, peluang kerja baru diharapkan turut tumbuh.

Dorongan tersebut juga menjadi bagian dari perhatian terhadap pengembangan ekonomi masyarakat di Kalimantan Timur.