Kubar

‎Ujian Kenaikan Sabuk PSHT Kutai Barat Diikuti 161 Siswa

Avatar photo
Oleh Ibnu
Ukuran Font
Kecil Besar

‎KUTAI BARAT – Sebanyak 161 siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kutai Barat mengikuti ujian kenaikan tingkat dari sabuk hijau ke sabuk putih yang dilaksanakan pada Minggu (20/4/2026).

‎Pelaksanaan ujian tahun ini dibagi menjadi dua zona, yakni zona Ilir dan zona Kota. Pembagian tersebut dilakukan guna mengatasi kendala jarak tempuh para peserta yang tersebar di wilayah Kutai Barat.

‎Ketua Cabang PSHT Kutai Barat, Samyana Handrian, menjelaskan bahwa total peserta yang mengikuti ujian mencapai 161 siswa yang tersebar di dua lokasi berbeda.

‎“Untuk jumlah siswa se-Kutai Barat sebanyak 161 orang dibagi menjadi dua zona karena terkendala jarak. Zona ilir dilaksanakan di Camp Baru dengan jumlah 103 siswa, sedangkan zona Kota dilaksanakan di Kampung Sumber Sari dengan jumlah 62 siswa,” jelasnya.

Ketua Cabang PSHT Kutai Barat, Samyana Handrian (Ibnu).

‎Untuk Zona kota sendiri, kegiatan dipusatkan di Lapangan Kampung Sumber Sari, Kecamatan Barong Tongkok. Para peserta menjalani berbagai tahapan ujian, mulai dari tes fisik hingga penguasaan materi yang telah dipelajari selama masa latihan.

‎Samyana menegaskan, ujian kenaikan tingkat ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari proses pembinaan untuk mengukur kemampuan siswa.

‎“Ujian ini menjadi tolak ukur sejauh mana kemampuan siswa, baik dari segi fisik maupun pemahaman materi. Kami berharap mereka tidak hanya berkembang dalam bela diri, tetapi juga memiliki sikap berbudi luhur dan menjunjung tinggi persaudaraan,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, PSHT tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga berperan dalam mengenalkan budaya asli bangsa serta menanamkan nilai-nilai kebaikan dan budi pekerti luhur.

‎Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial yang diharapkan mampu berprestasi di tingkat daerah hingga internasional.

‎“Harapannya, dari sini akan lahir atlet-atlet yang bisa membawa nama Kutai Barat di ajang Porprov, PON, bahkan hingga SEA Games,” tambahnya.

‎Di akhir kegiatan, ia juga berpesan kepada para pesilat yang telah lulus pembinaan dan resmi menjadi warga PSHT agar senantiasa menjaga nama baik perguruan.

‎“Bagi seluruh warga PSHT yang telah lulus, saya berpesan agar selalu menjaga nama baik perguruan, menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan saling menjaga satu sama lain,” tutupnya.*