Serba Serbi

Sikapi Kaca Angkot di Batu Ditempeli Alat Peraga kampanye, Dishub akan Gelar Rakor

Avatar photo
Oleh Redaksi
Ukuran Font
Kecil Besar

BATU – Untuk memastikan ketertiban transportasi publik dan meminimalisir dampak visual yang mungkin ditimbulkan oleh alat peraga kampanye yang menempel di angkot, Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Agus Mahmudi akan menggelar rapat koordinasi (rakor).

Agus Mahmudi menjelaskan langkah ini diambil guna meningkatkan penertiban angkutan umum, khususnya angkot yang ditempeli alat peraga kampanye.

Angkot di beberapa kota yang memasang alat peraga kampanye sebelum waktunya mulai ditertibkan.
Angkot di beberapa kota yang memasang alat peraga kampanye sebelum waktunya mulai ditertibkan.

“Penertiban transportasi umum atau angkot yang ditempeli alat peraga kampanye untuk menertiban kegiatan kampanye dan cipta kondisi,” ungkap Agus diruang kerjanya, Senin, 13 November 2023.

Plt. Kadishub  mengingatkan seluruh pemilik angkot untuk mematuhi peraturan yang berlaku terkait tata tertib transportasi umum. Pelanggaran terkait penempelan alat peraga kampanye dapat dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi antara semua pihak terkait guna meningkatkan kualitas layanan transportasi umum di wilayah Batu.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Agus Mahmudi menjelaskan Rapat Koordinasi (Rakor) akan melibatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Organisasi Angkutan Darat (Organda), Dinas Perhubungan Jawa Timur (DLLJAR), Polres Batu, Kodim, serta pihak terkait lainnya.

Angkot di Batu Malang
Angkot di Batu Malang

Rakor ini bertujuan untuk meningkatkan penertiban angkutan umum, khususnya terkait penempelan alat peraga kampanye di kendaraan umum. Kolaborasi antara KPU dan Bawaslu menekankan komitmen untuk menjaga aturan terkait kampanye dan aktivitas politik menjelang pemilihan.

Partisipasi Organda menunjukkan kerjasama sektor angkutan umum, menegaskan perlunya sinergi antara pemerintah dan operator transportasi untuk menjaga lingkungan yang bersih dan teratur.

Keterlibatan pihak kepolisian seperti Polres Batu dan Kodim mencerminkan komitmen untuk menegakkan peraturan, memastikan bahwa angkutan umum mematuhi standar yang telah ditetapkan.

Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat menghasilkan pendekatan yang terkoordinasi dan efektif guna meningkatkan kualitas layanan angkutan umum sambil menjaga ketertiban dan kebersihan dalam konteks kampanye politik.(buang supeno)