SAMARINDA — Program Kampung KB di Kota Samarinda kini semakin luas dan merata. Banne Buntu, Penyuluh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda, menyebutkan saat ini sudah ada 59 Kampung KB yang tersebar di seluruh kelurahan di Samarinda.
“Dulu, Kampung KB hanya melibatkan beberapa RT. Sekarang, cakupannya sudah satu kelurahan penuh. Jadi akses masyarakat terhadap program KB dan kegiatan edukasi semakin mudah,” jelas Banne Buntu di Puskesmas Baqa Samarinda, Jumat (20/6/2025)
Di Kampung KB, berbagai program dijalankan secara aktif. Mulai dari penyuluhan, sosialisasi, pencarian akseptor KB melalui kader, hingga layanan langsung oleh tenaga kesehatan seperti bidan.
Menurut Banne, pola ini lebih efektif karena memudahkan pengawasan dan pendampingan langsung oleh penyuluh KB di masing-masing kelurahan.
“Kalau dulu mau kumpulkan per kecamatan itu sulit. Sekarang cukup kelurahan masing-masing yang aktif, jadi program lebih terkontrol dan tepat sasaran,” ujarnya.
Program Kampung KB menjadi salah satu strategi pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengaturan jarak kelahiran, kesehatan ibu dan anak, serta kesejahteraan keluarga di Samarinda.*
