Bengkayang

Sepekan Operasi Keselamatan Kapuas 2026, Polres Ketapang Temukan 293 Pelanggaran Lalu Lintas

Avatar photo
Oleh Agus
Ukuran Font
Kecil Besar

KETAPANG – Tingkat kesadaran masyarakat Kabupaten Ketapang terhadap tertib berlalu lintas dinilai masih rendah. Hal tersebut terlihat dari hasil pelaksanaan sepekan Operasi Keselamatan Kapuas 2026, di mana Polres Ketapang mencatat sebanyak 293 pelanggaran lalu lintas.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris melalui Kasat Lantas AKP Yunita Puspita Sari menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Kapuas 2026 dilaksanakan sejak 2 hingga 15 Februari 2026. Dalam sepekan pelaksanaan operasi, ratusan pelanggaran berhasil ditemukan oleh petugas.

“Total ada 293 pelanggaran lalu lintas yang ditemukan. Dari jumlah tersebut, 285 pelanggar diberikan teguran dan delapan pelanggar dikenakan sanksi tilang,” ujarnya, Senin (9/2/2026).

AKP Yunita Puspita Sari – dok Agus Jb

AKP Yunita menjelaskan, Operasi Keselamatan Kapuas 2026 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

“Penindakan dalam operasi ini lebih mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui teguran simpatik, edukasi, serta imbauan kepada masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” jelasnya.

Selama operasi berlangsung, personel Polres Ketapang juga aktif melakukan sosialisasi dan edukasi tertib berlalu lintas kepada pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, di sejumlah titik rawan pelanggaran dan kecelakaan.

Menurutnya, jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan meliputi pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak membawa kelengkapan surat kendaraan, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, serta pelanggaran rambu dan marka jalan.
Polres Ketapang mengimbau masyarakat agar menjadikan Operasi Keselamatan Kapuas 2026 sebagai momentum untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas.

“Mari bersama-sama mematuhi aturan berlalu lintas agar tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, terutama menjelang bulan Ramadan,” pungkasnya.*