Pontianak

Safari Ramadan di Babulu, Mudyat Ajak Optimalkan Penggunaan Dana Desa

Avatar photo
Oleh Ana
Ukuran Font
Kecil Besar

PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor mendorong pemerintah desa memaksimalkan pemanfaatan dana desa untuk memperkuat ekonomi masyarakat, khususnya melalui sektor pertanian.

Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al-Amin di Desa Gunung Mulya, Minggu (8/3/2026).

Di hadapan warga dan perangkat desa, Mudyat mengingatkan, kondisi keuangan daerah saat ini tidak selega sebelumnya.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) PPU mengalami penurunan cukup besar, dari sekitar Rp2,44 triliun menjadi sekitar Rp1,3 triliun.

Menurutnya, situasi tersebut menuntut pemerintah daerah dan desa untuk lebih cermat dalam mengelola sumber pembiayaan yang ada.

“Anggaran kita turun, setiap sumber dana yang ada harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” katanya.

Dia menilai dana desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) dapat menjadi penopang penting pembangunan di tingkat desa. Program yang dibiayai diharapkan benar-benar menyentuh kebutuhan warga sekaligus mendorong aktivitas ekonomi lokal.

Selain soal anggaran, Mudyat juga menyoroti potensi pertanian di Kecamatan Babulu. Wilayah itu dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu penyangga kebutuhan pangan di sekitar Ibu Kota Nusantara.

Dia mengingatkan agar lahan pertanian tidak dibiarkan kosong dan produktivitas terus ditingkatkan.

“Babulu punya potensi besar. Jangan sampai ada lahan yang tidak dimanfaatkan. Kita harus bisa menjadi salah satu penyedia pangan untuk kawasan IKN,” lanjutnya.

Dalam kegiatan itu, pemerintah daerah bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) PPU menyalurkan bantuan kepada sejumlah mustahik di wilayah Babulu.

Selain warga, kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Daerah PPU Tohar, Camat Babulu Yayu Eka Pratiwi, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan tokoh masyarakat setempat.*