Nasional

‎Prof. Arief Terpilih Pimpin ABP-PTSI 2026–2031, Gantikan Thomas Suyatno

Avatar photo
Oleh Redaksi
Ukuran Font
Kecil Besar

JAKARTA – Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI) menetapkan Prof. Dr. Mts. Arief, M.B.A., CPM sebagai Ketua Umum ABP-PTSI periode 2026–2031 menggantikan pendiri sekaligus Ketua Umum sebelumnya, Prof. Dr. Thomas Suyatno.

‎Penetapan tersebut berlangsung dalam sidang paripurna III Munas VI ABP-PTSI di Grand Ballroom Pullman Jakarta Central Park, Kamis (16/7/2026), di tengah kuatnya aspirasi peserta dari berbagai wilayah yang menginginkan regenerasi kepemimpinan organisasi.

‎Dalam sambutannya, Thomas Suyatno menyatakan kesediaannya menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Prof. Arief. Namun, ia menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan organisasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

‎“Beberapa wilayah ABP-PTSI menghadapi peremajaan pengurus, saya harus ikhlas silakan Pak Prof Arief menjadi ketua umum,” ujar Thomas di hadapan peserta Munas.

Suasana melepas Prof.Dr. Thomas Suyatno sebagai Ketua Umum ABP-PTSI.

‎Thomas juga mengenang perjalanan panjang berdirinya ABP-PTSI yang menurutnya lahir melalui perjuangan besar untuk memperjuangkan eksistensi badan penyelenggara perguruan tinggi swasta di Indonesia. Karena itu, ia meminta seluruh pengurus menjaga marwah organisasi dan mempertahankan independensinya.

‎“Saya mohon dengan hormat, lahirnya ABP-PTSI ini dengan berdarah-darah. Jangan ada kemauan apa pun yang akan membubarkan ABP-PTSI atau menggabungkannya dengan organisasi lain,” tegasnya.

Foto bersama Prof.Dr Thomas Suyatno sebelum meninggalkan ruangan Munas ke-VI ABP-PTSI.

‎Meski tidak lagi menjabat dalam struktur kepengurusan, Thomas tetap menjadi bagian dari tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan baru. Dalam forum tersebut juga disepakati pembentukan tim formatur yang melibatkan unsur wilayah dan pendiri organisasi.

‎Selain itu, Thomas menekankan pentingnya komitmen kepemimpinan dalam menjaga keberlangsungan organisasi, termasuk kesiapan membantu pembiayaan organisasi apabila menghadapi keterbatasan pendanaan.

‎Dalam proses penjaringan calon ketua umum, terdapat dua kandidat yang memperoleh dukungan peserta Munas. Thomas Suyatno mendapatkan dukungan dari empat wilayah dan 61 yayasan, sedangkan Prof. Arief memperoleh dukungan dari 10 wilayah dan 81 yayasan.

‎Dukungan mayoritas tersebut mengantarkan Prof. Arief terpilih sebagai Ketua Umum ABP-PTSI periode 2026–2031.

Prof. Dr. Thomas Suyatno bersama Prof. Dr. Mts. Arief, M.B.A., CPM.

‎Dalam pidato perdananya usai terpilih, Prof. Arief menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis kepengurusan sebelumnya serta memperkuat peran ABP-PTSI dalam mendukung kemajuan perguruan tinggi swasta di Indonesia.

‎Ia juga mengajak seluruh anggota organisasi untuk menjaga soliditas dan memperkuat kolaborasi demi menghadapi berbagai tantangan pendidikan tinggi di masa mendatang.

‎Munas VI ABP-PTSI sendiri menjadi momentum penting bagi organisasi yang mewadahi badan penyelenggara perguruan tinggi swasta tersebut dalam menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan lima tahun ke depan.*

Topik