Nasional

Perdagangan dan Industri Topang Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II 2026

Avatar photo
Oleh Jalia
Ukuran Font
Kecil Besar

JAKARTA – Sektor perdagangan dan industri pengolahan menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026. Bank Indonesia mencatat kedua lapangan usaha tersebut tetap tumbuh positif seiring kuatnya permintaan domestik, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,29 persen secara tahunan.

Kinerja positif tersebut ditopang meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat sepanjang April hingga Juni 2026. Momentum libur sekolah serta Hari Besar Keagamaan Nasional turut mendorong konsumsi rumah tangga dan menjaga perputaran ekonomi di berbagai daerah.

“Lapangan usaha utama terus tumbuh didukung permintaan domestik yang tetap terjaga kuat,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso, Rabu (5/8/2026).

Bank Indonesia menjelaskan industri pengolahan tetap menjadi kontributor terbesar terhadap pembentukan produk domestik bruto nasional. Sementara itu, sektor perdagangan mempertahankan pertumbuhan seiring meningkatnya aktivitas jual beli masyarakat selama triwulan kedua tahun ini.

Pertumbuhan perdagangan juga didukung konsumsi rumah tangga yang meningkat sebesar 5,06 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Kenaikan belanja masyarakat memberikan dampak positif terhadap aktivitas pasar tradisional, pusat perbelanjaan, hingga distribusi berbagai kebutuhan pokok.

Selain perdagangan dan industri, sektor konstruksi serta informasi dan komunikasi turut mencatat pertumbuhan positif. Peningkatan investasi pemerintah maupun swasta menjadi salah satu faktor yang mendorong aktivitas ekonomi pada berbagai lapangan usaha tersebut.

Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum juga menunjukkan kinerja menggembirakan seiring meningkatnya okupansi hotel. Meluasnya jangkauan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis turut memberikan dampak terhadap pertumbuhan sektor tersebut.

Secara spasial, pertumbuhan ekonomi tertinggi pada triwulan II 2026 tercatat di kawasan Bali dan Nusa Tenggara. Selanjutnya diikuti Pulau Jawa, Sulawesi, Sumatera, Kalimantan, serta Maluku dan Papua yang sama-sama mencatat pertumbuhan positif.

“Bank Indonesia memperkuat kebijakan menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional berkelanjutan terus,” kata Ramdan Denny Prakoso.

Topik