Advertorial

Penguatan Edukasi dan Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Tangkal Radikalisme di Kaltim

Avatar photo
Oleh Jalia
Ukuran Font
Kecil Besar

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menangkal ancaman radikalisme yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketahanan sosial masyarakat.

Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud (Harum) menegaskan bahwa upaya pencegahan tidak hanya bergantung pada aparat keamanan, tetapi juga harus melibatkan keluarga, sekolah, tempat ibadah, serta komunitas.

“Pencegahan tidak boleh hanya dilakukan aparat, tetapi menjadi gerakan seluruh masyarakat. Kita harus memperkuat edukasi berbasis keluarga, sekolah, tempat ibadah, dan komunitas,” ujar Harum, Senin (8/12/2025).

Ia mendorong seluruh jajaran Pemprov Kaltim untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang berperan sebagai benteng moral bagi masyarakat, sekaligus memperkuat nilai kebangsaan dan toleransi untuk mencegah paparan paham radikal.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, lembaga intelijen, BNN, serta pemangku kepentingan lainnya dinilai penting untuk menghadapi dinamika ancaman yang terus berkembang. Sinergi ini diperlukan agar upaya deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi radikalisme dapat berjalan efektif.

Harum menegaskan bahwa menjaga keamanan daerah bukan sekadar tugas negara, tetapi juga bentuk kewaspadaan kolektif masyarakat Kaltim.

“Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga masa depan generasi dari pengaruh negatif, termasuk radikalisme,” tutupnya.(Jal/Adv/Diskominfokaltim)