PENAJAM – Proses pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) diperpanjang hingga 10 September mendatang. Perpanjangan ini dilakukan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat yang ingin berkarier di pemerintahan, terlebih pendaftar juga tak sedikit yang mengeluh terkait adanya kendala teknis, salah satunya mengenai meterai elektronik.
Sekretaris Daerah PPU Tohar menjelaskan, Pemkab PPU tengah mematangkan rencana rekrutmen CPNS, khususnya dari jalur pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
“Kami terus menggodok kebutuhan ASN yang akan direkrut dari jalur PPPK, berapa banyak formasi yang diperlukan, serta komposisinya agar sesuai dengan kebutuhan daerah,” ujarnya di halaman Kantor Bupati PPU, Jumat (6/9/2024).
Dikatakan, pihaknya telah mengadakan serangkaian rapat untuk menyesuaikan formasi yang diusulkan dengan kondisi fiskal daerah dan menyesuaikan jumlah rekrutmennya agar tidak membebani APBD.
“Kita harus cermat dalam menyusun berapa kapasitas fiskal kita untuk menyesuaikan berapa jumlah rekrutmen ASN, khususnya dari PPPK,” jelasnya.
Menurutnya, salah satu tantangan yang dihadapi adalah menyelaraskan formasi yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dengan kebutuhan dan kemampuan fiskal daerah. Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pemkab PPU berkomitmen untuk mengakomodasi tenaga honorer yang telah lama mengabdi di berbagai instansi.
“Asumsi ke depannya, kita tahu tenaga honor sudah ditutup, tapi tidak semua tenaga honor memiliki peluang yang sama untuk mendaftar sebagai PPPK,” ungkapnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di lingkup pemerintahan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Menurutnya, penyesuaian formasi ASN, baik CPNS maupun PPPK, harus mempertimbangkan aspek kualitas dan kompetensi. Tujuannya, ASN yang terpilih dapat berkontribusi maksimal dalam mendukung berbagai program pemerintah daerah.
“Rekrutmen ini tidak hanya soal kuantitas, tetapi kualitas. Kita ingin memastikan mereka yang terpilih benar-benar mampu bekerja sesuai kebutuhan,” jelasnya. (Adv/A).
