Kubar

‎Pencarian Berakhir Duka, Nelayan Muara Pahu Ditemukan Meninggal

Avatar photo
Oleh Ibnu
Ukuran Font
Kecil Besar

KUTAI BARAT – Seorang nelayan warga Kampung Sebelang, Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat, yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Sungai Mahakam, Selasa (24/2/2026) pagi.

‎Korban ditemukan sekitar pukul 07.35 WITA di kawasan Teluk Lekot, Kampung Sebelang. Proses evakuasi dilakukan oleh personel Polsek Muara Pahu bersama Sat Polairud Polres Kutai Barat setelah menerima laporan dari warga.

‎Korban diketahui telah dilaporkan hilang sejak Minggu (22/2/2026) saat berada di perairan Sungai Mahakam. Warga bersama aparat kepolisian kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di tepian sungai.

‎Penemuan bermula saat warga yang ikut melakukan pencarian menyusuri aliran sungai dan melihat sesosok tubuh tersangkut di tepi sungai. Setelah memastikan identitas korban, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

‎Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Muara Pahu dan Sat Polairud Polres Kutai Barat langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta membantu proses evakuasi bersama masyarakat.

‎Jenazah korban kemudian dibawa ke pelabuhan Kampung Sebelang untuk dilakukan pemeriksaan awal oleh tenaga medis dari fasilitas kesehatan Kecamatan Muara Pahu, didampingi Unit Reskrim Polsek Muara Pahu.

‎Kasat Polairud Polres Kutai Barat, IPTU Nurman Syarip, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan korban di tepian Sungai Mahakam.

‎“Kami menerima laporan terkait penemuan korban di tepian Sungai Mahakam. Personel Sat Polairud bersama Polsek Muara Pahu langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan TKP dan membantu proses evakuasi,” ujarnya.

‎Menurutnya, kepolisian telah melakukan sejumlah langkah sesuai prosedur, mulai dari pencarian bersama warga, mengamankan lokasi, meminta keterangan saksi, hingga berkoordinasi dengan tenaga medis untuk pemeriksaan awal jenazah.

‎Berdasarkan koordinasi dengan pihak keluarga, kejadian tersebut diterima sebagai musibah. Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan tidak menginginkan proses hukum lebih lanjut.

‎Polisi mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di perairan Sungai Mahakam, agar selalu mengutamakan keselamatan dan berhati-hati saat beraktivitas guna menghindari kejadian serupa.*