Peristiwa

‎Muazin Tewas Ditabrak Pedagang Ikan di Samarinda, Pelaku Diamankan Polisi

Avatar photo
Oleh Munanto
Ukuran Font
Kecil Besar

SAMARINDA – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (21/2/2026) dini hari. Seorang pria lanjut usia yang dikenal sebagai muazin setempat meninggal dunia setelah ditabrak sepeda motor saat hendak menuju masjid.

‎Korban diketahui bernama Warsito bin Sukono (72), warga RT 04 Kelurahan Sengkotek. Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30 WITA di depan Masjid Al Ishlah saat korban berjalan menuju masjid untuk melaksanakan tugasnya sebagai muazin menjelang waktu Subuh.

‎Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi, korban terlihat menyeberang jalan sambil membawa payung di tengah hujan deras. Pada saat bersamaan, dua pedagang ikan melintas menggunakan sepeda motor. Salah satu pengendara diduga tidak memperhatikan kondisi jalan sehingga menabrak korban.

‎Akibat kejadian tersebut, korban terjatuh dan mengalami luka serius.

‎Ketua RT 04 Kelurahan Sengkotek, Dwi Ayu, membenarkan korban merupakan warganya yang akrab disapa Pak Lek War. Ia mengatakan korban sempat tergeletak cukup lama sebelum mendapat pertolongan.

‎“Iya, namanya Pak Lek War, dia warga sini. Dilihat di CCTV ada sekitar 10 menit lebih tergeletak di jalan raya,” ujarnya.

‎Relawan Ambulans Sengkotek, Sugiarto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari seorang sopir bus jemputan tambang sekitar pukul 04.40 WITA. Tim relawan kemudian segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

‎Korban kemudian dibawa ke RSUD IA Moeis untuk penanganan medis.

‎“Waktu kami evakuasi masih ada nadi terdeteksi, napas juga masih ada. Namun sesampainya di rumah sakit dan diperiksa dokter IGD, korban dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya.

Warsito bin Sukono (72) Muazin Masjid Al Islah yang ditabrak hingga tewas.

‎Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol La Ode Prasetyo Fuad memastikan pengendara sepeda motor yang diduga sebagai pelaku penabrakan telah diamankan.

‎“Penabrak sudah diamankan, proses sedang berjalan,” ujarnya.

‎Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dan identifikasi terhadap pengendara berdasarkan rekaman CCTV serta keterangan saksi di lokasi kejadian.

‎Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi cuaca buruk yang membatasi jarak pandang serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. (mn)