PASER — Bagi pencinta petualangan alam, Air Terjun Doyam Sondong di Desa Pinang Jatus, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, bisa menjadi salah satu pilihan wisata menantang sekaligus menyegarkan pikiran.
Lokasinya berjarak sekitar 2,5 jam perjalanan dari pusat Kabupaten Paser. Namun, perjalanan luar menuju ke sana bukan sekadar perjalanan biasa. Pengunjung akan melewati beragam medan yang menantang, mulai dari jalan lurus beraspal, bebatuan semen, hingga jalur tanah becek.
Dengan harga tiket masuk Rp15 Ribu per orang. Wisatawan akan melewati perjalanan dari pos menuju air terjun sekitar 2,5 jam di dalam hutan dengan jalur naik turun, becek serta melewati sekitar 9 sungai.

Salah satu pengunjung asal Penajam, Cindy mengatakan, perjalanan menuju lokasi cukup ekstrem, namun semua rasa lelah terbayar saat tiba di air terjun yang dikelilingi pepohonan rindang itu.
“Saya suka banget sama alam, walaupun treknya sulit, tetap terasa seru. Waktu sampai di air terjun, semua capek hilang, terbayarkan. Kami berangkat dari kabupaten sebelah sekitar jam 5 subuh, sampai di air terjun sekitar jam 2,” kata Cindy, Sabtu (11/10/2025).
Menurutnya, perjalanan menuju air terjun ini cocok bagi yang menyukai tantangan dan punya kondisi fisik yang kuat. Dia menyarankan pengunjung untuk mempersiapkan perlengkapan dengan baik sebelum berangkat.

“Yang paling penting itu fisik harus siap, bawa logistik cukup, sepatu yang nyaman, air minum, dan jangan lupa obat-obatan. Pokoknya harus benar-benar niat, bukan cuma ikut-ikutan,” ujarnya.
Selain itu, Cindy menyarankan agar wisatawan pemula datang bersama orang berpengalaman atau bergabung dalam open trip, karena jalur menuju lokasi bisa membingungkan bagi yang baru pertama kali datang.
“Kalau pemula sebaiknya didampingi, karena rutenya lumayan panjang dan bisa nyasar kalau nggak tahu arah. Pilih juga waktu yang tepat, misalnya weekend, biar bisa bareng rombongan lain,” terangnya.
Meski tidak sempat berkemah, Cindy mengatakan beberapa pengunjung bisa untuk bermalam di sekitar air terjun dan menikmati suasana malam di alam terbuka.(*)
