TANJUNG SELOR – Meningkatnya pasien BPJS dari Kabupaten Bulungan yang dirujuk ke RSUD dr Yusuf SK Tarakan, dan sebagian besar dalam kondisi terbatas ekonomi memerlukan rumah singgah yang dapat menampung pasien maupun keluarga yang menunggu giliran jadwal berobat.
Menyikapi kondisi ini Anggota DPRD Kabupaten Bulungan minta kepada pemerintah kabupaten Bulungan untuk membangun rumah singgah untuk tempat keluarga pasien menginap ketika mendampingi keluarganya berobat.

“Minimal rumah singgah yang dibangun jaraknya tak jauh dari rumah sakit,” kata Joko Susilo Welianto, anggota DPRD kabupaten Bulungan, kepada media ini, Senin (22/4/2024).
Sebenarnya keluhan belum adanya rumah singgah bagi keluarga pasien ini sudah lama dan sering dikeluhkan masyarakat, khususnya warga yang tidak memiliki keluarga di kota Tarakan.
Tentu kelak bila dibangun rumah singgah tersebut, maka harus pula ditunjang dengan fasilitas yang memadai, seperti listrik, kamar tidur, kamar kecil dan air bersih. “Tak ketinggalan dapurnya juga harus ada, supaya keluarga pasien bisa memasak makanan sendiri tanpa perlu beli makan diluar,” ujarnya.
Mengingat lanjutnya, tidak semua keluarga pasien yang dirujuk itu orang yang mampu. “Harapan saya demi membantu masyarakat kita rumah singgah dimaksud bisa segera terbangun,” pungkas Joko Susilo Welianto. (jk/*)
