Peristiwa

Lima Rumah di Samarinda Seberang Hangus Terbakar

Avatar photo
Oleh Jalia
Ukuran Font
Kecil Besar

SAMARINDA – Lima unit rumah hangus dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Jalan Pangeran Bendahara, Gang Sepakat, RT 07, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Rabu (17/6/2026) siang.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra AH, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari masyarakat pada pukul 12.04 Wita.

“Empat rumah tunggal dan satu bangsal empat pintu yang terbakar. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam dua puluh menit,” ujar Hendra.

Menurutnya, petugas menghadapi kendala akses saat proses pemadaman berlangsung. Meski jalan utama cukup memadai untuk mobil pemadam, akses menuju lokasi melalui gang sempit menyulitkan pergerakan armada.

“Sumber air alhamdulillah tersedia, sungai dalam kondisi pasang sehingga relawan bisa mengambil air menggunakan pompa portable dan kebakaran dapat diatasi,” jelasnya.

Dalam peristiwa ini Dinas Pemadam Kebakaran menurunkan lima posko pemadam ke lokasi. Hal ini mengingat mayoritas bangunan di kawasan Samarinda Seberang masih didominasi rumah berbahan kayu yang rentan terbakar.

“Kami menurunkan lima posko karena tipologi bangunan di wilayah ini rata-rata rumah kayu, sehingga perlu antisipasi agar api tidak meluas,” katanya.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Petugas juga belum menerima laporan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Sampai saat ini belum ada korban jiwa yang terdata. Untuk penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian,” tambahnya.

Hendra mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Ia menyarankan setiap rumah memiliki alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah penanganan dini.

Sementara itu, salah seorang warga, Abdul Muis (43), mengaku mengetahui kebakaran saat api sudah membesar di bagian belakang bangunan. Ia kemudian berupaya menyelamatkan beberapa sepeda motor yang berada di sekitar lokasi.

“Ada empat motor di sini, saya selamatkan dulu. Saat menyelamatkan motor kedua terdengar ledakan dari atas, kemungkinan dari instalasi listrik, lalu saya langsung lari keluar,” tuturnya.

Abdul mengaku tidak mengetahui sumber awal api karena saat pertama melihat, kobaran sudah membesar. Ia juga segera meminta bantuan warga untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran.