Ketapang

Lengan Tangan Putus Akibat Lakalantas di Jembatan Pawan Lima

Avatar photo
Oleh Agus
Ukuran Font
Kecil Besar

KETAPANG – Tiga remaja mengalami Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) setelah adu kecepatan di jalan Raya dekat Jembatan Pawan Lima (5) Ketapang, akibatnya satu orang korban mengalami cedera serius hingga lengan kanan putus, Jumat petang (08/11/2024)

Kapolres Ketapang AKBP Setiadi, melalui Kasat Lantas Polres Ketapang AKP Angga Pribadi Amsriyanto Nainggolan mengatakan bahwa Lakalantas tersebut terjadi karena tiga buah sepeda motor beradu kecepatan di jalan raya seperti di sirkuit.

“Yamaha Mio yang dikendarai AM, Honda Beat yang dikemudikan R dan Honda Beat warna putih yang dikendarai D beradu kecepatan dari arah jembatan Jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri (Jembatan Pawan 5) menuju simpang tiga Kelurahan Mulia Kerta,” kata Angga.

Angga menjelaskan bahwa posisi R berada paling depan diikuti D dan AM berada di posisi paling belakang. Ketika AM berusaha mendahului D, ia kemudian mencoba untuk menyalip R dari sisi kanan. Namun, saat berusaha mendahului, bagian depan sepeda motor AM menabrak knalpot sepeda motor R. Akibatnya sepeda motor AM hilang kendali dan melebar ke kanan, hingga menabrak mobil Isuzu Elf yang dikemudikan oleh S.

“Setelah menabrak mobil, sepeda motor AM terjatuh di tengah jalan, sementara R yang berada di belakangnya juga terjatuh di lajur yang sama. Akibat kecelakaan tersebut, AM mengalami cedera serius, termasuk luka parah di bagian kepala dan kondisi putus pada lengan kanan. Sementara R hanya mengalami luka ringan (lecet),” jelasnya

Sepeda motor yang dikendarai AM ringsek akibat Lakalantas di Jembatan Pawan lima, Jumat Petang (09/11/2024) - Istimewa
Sepeda motor yang dikendarai AM ringsek akibat Lakalantas di Jembatan Pawan lima, Jumat Petang (09/11/2024) – Istimewa

Petugas Satlantas Polres Ketapang yang tiba di lokasi segera melakukan evakuasi korban dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Lakalantas tersebut menyebabkan kemacetan di sepanjang jalur tersebut hingga proses evakuasi selesai.

“Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara karena kecepatan tinggi dan tidak hati-hatinya pengendara dalam menyalip. Pengendara yang terlibat dalam kecelakaan ini telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, sementara sopir mobil Isuzu Elf dalam kondisi tidak mengalami cedera,” ujarnya.

Kasat Lantas Polres Ketapang menghimbau para pengendara untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari kecelakaan serupa.

“Menjadi pengalaman yang berharga bagi kita semua untuk berhati-hati dalam berkendara, utamakan keselamatan dalam berkendara di jalan raya dan tidak melakukan kebut kebutan untuk menghindari fatalitas kecelakaan,” pungkasnya.