Kalimantan Timur

KUBAR Combat Championship 2026 Berlangsung Meriah, Jadi Panggung Fighter Lokal

Avatar photo
Oleh Ibnu
Ukuran Font
Kecil Besar

KUTAI BARAT – Pertandingan KUBAR Combat Championship 2026 berlangsung meriah pada Rabu malam (17/2/2026) di GOR Desnan, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat. Ajang bela diri ini menjadi panggung pembuktian kemampuan fighter lokal sekaligus hiburan positif yang disambut antusias masyarakat.

Sejak awal pertandingan, suasana arena terasa semarak dengan sorak dukungan penonton yang memenuhi tribun. Pertarungan demi pertarungan berlangsung sengit namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Para fighter menampilkan teknik, ketahanan fisik, dan mental bertanding yang matang, mencerminkan hasil latihan yang intensif.

Turut hadir mewakili Bupati Kutai Barat, Asisten II Setkab Kutai Barat, Ali Sadikin. Hadir pula Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Barat, Gamas Laden (Ibnu).

Turut hadir mewakili Bupati Kutai Barat, Asisten II Setkab Kutai Barat, Ali Sadikin. Hadir pula Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Barat, Gamas Laden, yang menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga bela diri dan pengembangan potensi atlet muda.

Ketua Persatuan Bela Diri Tarung Bebas Indonesia (Perbati) Provinsi Kalimantan Timur sekaligus Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Yonavia, menyampaikan bahwa ajang ini merupakan langkah nyata dalam mengembangkan potensi fighter daerah.

Suasana para atlet yang sedang beradu tehnik di even KUBAR Combat Championship 2026 (Ibnu)

“Kami ingin memberi ruang bagi atlet lokal untuk menunjukkan kemampuan mereka di arena resmi. Antusiasme penonton malam ini membuktikan bahwa olahraga bela diri punya tempat di hati masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kejuaraan seperti ini dapat terus digelar secara berkelanjutan agar pembinaan atlet semakin terarah. “Dengan wadah yang konsisten, fighter Kutai Barat bisa berkembang dan bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

KUBAR Combat Championship 2026 diharapkan menjadi momentum lahirnya atlet bela diri potensial sekaligus memperkuat budaya sportivitas dan gaya hidup sehat di tengah masyarakat Kutai Barat.