SAMARINDA – Mohammad Novan Syahronny Pasie, Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda, memberikan komentarnya terkait isu yang melibatkan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, sebagai bakal Calon Wakil Presiden yang dirangkul oleh Capres Prabowo untuk pemilihan Pilpres 2024.
“Saat sesuatu yang baru diumumkan, pro dan kontra menjadi hal yang lumrah, terutama dalam ranah politik. Kita harus melihatnya secara menyeluruh, bukan hanya dari satu sudut pandang,” tegasnya.
Menurut Novan, keputusan Golkar dalam mendukung Gibran sebagai calon wakil presiden yang mendampingi Prabowo tidak diambil secara sembarangan. Keputusan ini merupakan hasil musyawarah dari tingkat daerah hingga rapat kerja nasional di tingkat pusat.
“Dalam proses tersebut, Golkar secara bulat mendukung Gibran untuk mendampingi Prabowo. Namun, pada akhirnya, keputusan ini kembali kepada Prabowo, apakah beliau akan menerima calon usungan dari Golkar,” jelasnya.
Novan mengatakan bahwa pengusungan Gibran adalah hal yang sah, terutama mengingat bahwa Gibran adalah seorang walikota yang memiliki pemahaman tentang politik.
“Saat ini kita melihat sesuatu yang baru, terutama melibatkan seorang walikota sebagai calon wakil presiden. Meski usianya di bawah 40 tahun, potensi dan kemampuan menjadi yang terpenting,” tambahnya.
Legislator Golkar ini menyatakan bahwa majunya Gibran mendampingi Prabowo seharusnya menjadi inspirasi bagi pemuda. Menurutnya, kepemimpinan tidak harus terkait dengan usia, tetapi lebih pada kompetensi dan kemampuan.
“Keputusan ini bisa menjadi dorongan positif bagi pemuda, menunjukkan bahwa negara tidak membatasi hal-hal semacam ini. Kontroversi mungkin hanya muncul dari pertanyaan mengapa ini dilakukan menjelang pemilihan,” tandasnya.
