KUBAR – Ketua DPRD Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Ridwai menyatakan pihaknya terus mendesak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kaltim, supaya segera melakukan perbaikan jalan nasional di wilayah Kubar.
Pasalnya, kerusakan jalan nasional makin parah dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi itu menjadi keluhan pengguna jalan. Bahkan kerusakan jalan mengakibatkan melemahnya ekonomi masyarakat.
“Sudah kita desak dan kita pertanyakan ke BPJN Kaltim soal perbaikan jalan nasional di Kubar. Informasinya BPJN akan memulai perbaikan tahun ini,” kata Ridwai kepada Jurnal Borneo di Halaman Kantor DPRD Kubar, (9/9/2025).
Disebutkan Ridwai, proyek perbaikan jalan nasional direncanakan pelaksanaannya secara multiyears. Untuk wilayah Kubar, perbaikan jalan diperkirakan menelan anggaran Rp225 miliar.
“Setelah kita pertanyakan BPJN, informasinya tender sudah selesai. Namun yang kita lihat belum ada tanda-tanda perbaikan jalan nasional sampai saat ini,” ujarnya.
Lanjutnya, baru-baru ini, pihak BPJN Kaltim meminta agar DPRD Kubar bersurat ke Direktorat Jenderal Bina Marga. Surat itu bertujuan agar pemenang tender proyek perbaikan jalan segera ditentukan. Sehingga realisasi perbaikan jalan dapat segera terlaksana.
Ridwai menilai anggaran perbaikan jalan yang digelontorkan pemerintah pusat tidak cukup. Untuk itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Kubar direncanakan akan mengambil alih sebagian perbaikan jalan nasional.
“Sebagian jalan nasional yang berada di lingkungan kota direncanakan diperbaiki menggunakan APBD Kubar. Ya mudah-mudahan tahun depan segera terealisasi. Kita juga tidak mau masyarakat menjadi korban kerusakan jalan nasional,” terangnya.(*)
