Edukasi

Kemendikbud Ristek Gelar Workshop Penguatan Mutu Pendidikan Kaltim

Avatar photo
Oleh Jalia
Ukuran Font
Kecil Besar

SAMARINDA – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI menggelar acara Workshop Pendidikan dengan tema “Penguatan Mutu Pendidikan Melalui Akreditasi PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah” yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Swissbell Borneo Samarinda, Minggu (28/7/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudin yang menekankan pentingnya akreditasi dalam meningkatkan standar pelayanan pendidikan di Kaltim terutama Samarinda yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

Ia mengungkapkan bahwa kebijakan yang bersifat transformasi harus didukung penuh agar dapat memberikan dampak positif, terutama dalam sektor pendidikan. 

“Saya sangat mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil oleh Samarinda, seperti penerapan program PAUD yang menyenangkan. Banyak daerah lain yang belum memulai, tetapi Samarinda sudah maju dengan berbagai inovasi baru,” ujarnya.

Hetifah menekankan pentingnya sosialisasi kepada satuan pendidikan agar tidak takut melakukan akreditasi. Menurutnya, Akreditasi bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga alat untuk memastikan bahwa standar pendidikan yang diberikan benar-benar sesuai dengan harapan. Akreditasi justru akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah-sekolah tersebut. Jika sekolah-sekolah tidak diakreditasi, masyarakat bisa meragukan kualitas pendidikan yang diberikan.

Hal ini juga menjadi salah satu upaya untuk menghindari penipuan oleh lembaga pendidikan yang tidak memenuhi standar.

“Kami ingin mensosialisasikan pentingnya akreditasi, sehingga semua pihak dapat bekerja sama untuk meningkatkan mutu pendidikan,” ujar Hetifah.

Ia berharap, Samarinda dapat terus menjadi pelopor dalam implementasi kebijakan pendidikan yang inovatif dan berkualitas.

Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Timur, Wiwik Setiawati (jilbab ungu) bersama Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudin
Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Timur, Wiwik Setiawati (jilbab ungu) bersama Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudin

Sementara itu Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Timur, Wiwik Setiawati, menjelaskan data dari akreditasi dan rapor pendidikan menjadi dasar penting untuk menentukan intervensi yang diperlukan di berbagai satuan pendidikan. 

“Data ini sangat penting bagi kami di BGP untuk merancang program peningkatan kompetensi tenaga kependidikan, termasuk tenaga perpustakaan dan tenaga administrasi sekolah (TAS), serta guru-guru,” kata Wiwik.

Dalam pengisian instrumen akreditasi, dirinya mengingatkan agar sekolah tidak memalsukan data atau mengada-adakan informasi yang tidak ada. Menurutnya, akurasi data sangat penting karena akan menjadi dasar untuk merancang program atau kegiatan di masa depan. 

Oleh karena itu, sekolah harus jujur dalam melaporkan kemampuan mereka agar data dan informasi yang dikumpulkan akurat dan dapat diandalkan.