Bontang

Job Fair 2026 Bontang Dikemas Lebih Segar, Libatkan Unsur Wisata dan Ekraf

Avatar photo
Oleh Nur Sa'adah
Ukuran Font
Kecil Besar

BONTANG — Job Fair 2026 dipastikan akan kembali digelar Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang pada pertengahan tahun, sekitar Juni hingga Juli

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, kali ini Disnaker mengusung tema lebih atraktif dan kolaboratif, dengan menggandeng Masyarakat Sadar Wisata (Masata) sebagai mitra penyelenggara.

Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Kerja Disnaker Bontang, Lukmanul Hakim, menjelaskan bahwa kolaborasi ini ditujukan untuk menggabungkan kegiatan rekrutmen tenaga kerja dengan sentuhan ekonomi kreatif dan hiburan.

“Jadi nanti pengunjung tidak hanya datang untuk melamar kerja, tetapi juga menikmati suasana acara yang membuat acara lebih hidup,” ujarnya, Selasa (10/2/2025).

Masata diharapkan mampu memberi warna baru pada job fair yang selama ini identik dengan kegiatan formal.

Dari sisi tata ruang, area utama kegiatan akan difokuskan di pintu masuk dan sebagian ruang luar lokasi acara. Sementara area parkir tetap difungsikan tanpa perubahan agar kenyamanan pengunjung tetap terjaga.

Disnaker juga membuka ruang partisipasi bagi lembaga pelatihan kerja (LPK) dan pelaku UMKM lokal untuk meramaikan kegiatan.

“Sebanyak kurang lebih 35 stan disiapkan bagi perusahaan peserta di area inti job fair,” sebutnya.

Adapun stan tambahan akan dikelola Masata melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk OPD yang membidangi ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM.

“Target kami sederhana, job fair ini jadi ruang pertemuan antara pencari kerja, dunia usaha, dan pelaku ekonomi kreatif dalam suasana yang nyaman,” katanya.

Dari sisi peluang kerja, Disnaker berharap jumlah lowongan yang tersedia dapat meningkat dibanding tahun lalu.

Apalagi, saat ini terdapat perusahaan berskala besar, yakni Soda Ash, yang tengah memasuki tahap pembangunan dan berpotensi membuka banyak kebutuhan tenaga kerja.

“Tahun lalu ada sekitar 310 lowongan, harapannya tahun ini bisa lebih banyak,” pungkasnya.*