Bontang

Jika Terpilih, Basri Janjikan Tangani Banjir Rob Bontang Kuala

Avatar photo
Oleh Nur Sa'adah
Ukuran Font
Kecil Besar

BONTANG – Pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase dan Chusnul Dhihin, menerima segala masukan dan kritikan dari masyarakat Kota Bontang selama masa kampanye berlangsung.

Keluhan masyarakat Bontang Kuala perihal masalah banjir rob yang tak kunjung selesai selama periode jabatan Basri Rase juga menjadi hal yang mesti ditanggapi.

Rizal Firmansyah, salah seorang pemuda Bontang Kuala menyebutkan, selama bertahun-tahun, banjir rob telah mengganggu siklus perekonomian hingga aktivitas penduduk.

Menanggapi hal tersebut, Basri, kandidat wali kota Bontang, menjelaskan bahwa masalah tersebut tak cukup ditangani dalam satu periode saja.

“Memang butuh perencanaan dan kajian mendalam mengenai solusi dari permasalahan banjir rob,” ujarnya, Sabtu (12/10/2024).

Hal ini, menurutnya, ditambah dengan perubahan kondisi alam akibat pemanasan global. Selain itu, aturan pembangunan tertabrak dengan proyek Jalan Piere Tendean Bontang Kuala, yang masuk dalam program Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur.

Ia mengungkapkan, hal tersebut tidak boleh asal membangun, harus memperhatikan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) melalui kebijakan BBPJN. Sebab itu, diperlukan waktu yang lebih lama.

“Tapi kami telah berencana membangun jalan layang yang menghubungkan Bontang Kuala dan Tanjung Laut Indah, nantinya berfungsi sebagai jalur alternatif,” katanya.

Ia menjanjikan akan mengatasi banjir rob, sama seperti yang dirinya lakukan saat menangani banjir di Kota Bontang selama menjabat.

“Jadi, ketika saya naik lagi, insyaallah ini akan teratasi,” katanya.