Kalimantan Timur

Ika Pakarti Kaltim Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk, Tegaskan Komitmen Lestarikan Seni Budaya Nusantara

Avatar photo
Oleh Munanto
Ukuran Font
Kecil Besar

SAMARINDA — Halaman parkir GOR Kadrie Oening, Sempaja Selatan, Samarinda, mendadak bergemuruh dan berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga keturunan Jawa yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Paguyuban Tanah Jawi (Ika Pakarti) tumpah ruah merayakan puncak Milad ke-23 sekaligus pengukuhan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ika Pakarti periode 2026–2031, Sabtu malam (22/8/2026).

Acara yang dikomandani langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, sebagai Ketua Umum DPP Ika Pakarti yang baru dikukuhkan, berlangsung meriah. Kemeriahan semakin lengkap dengan digelarnya pagelaran wayang kulit semalam suntuk menghadirkan dalang muda berbakat asal Sidoharjo, Wonogiri, Jawa Tengah, Ki Dalang Aan Ki Bagus Saputra, yang membawakan lakon heroik Pendowo Mbangun Projo.

Warga Tanah Jawi perantau di Kaltim dengan tenang menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan ki Dalang Aan Ki Bagus Saputra di GOR Kadrie Oening Sempaja Selatan, Samarinda, Minggu (23/8/2026).

Suasana Cair: Pertanyaan “Gratis Poll” Dibalik Jawaban Serempak Warga

Meski dikemas dalam nuansa sakral dan kebudayaan tinggi, suasana malam itu sempat mencair dan mengundang gelak tawa berbalut rasa penasaran ketika sesi sambutan para tokoh.

Sesepuh Ika Pakarti, Rusmadi Wongso, dalam orasinya mengajak seluruh keluarga besar Ika Pakarti untuk terus bersatu, menyatukan hati, perkataan, dan perbuatan (nyawiji), demi mengawal visi besar Kaltim menuju generasi emas di bawah kepemimpinan Seno Aji.

Namun, suasana mendadak interaktif ketika Rusmadi melemparkan pertanyaan spontan kepada ribuan warga yang memadati arena:

“Mudah-mudahan anggota Ika Pakarti yang hadir, apa sudah pada dapat ‘Gratis Poll’ apa enggak anak-anaknya? Yang belum mendapatkan Gratis Poll semua pelayanan kesehatan?” tanya Rusmadi.

Tanpa dikomando, ribuan warga yang hadir serempak meneriakkan jawaban kompak:

“Belummmmm…”

Sontak, jawaban jujur dan spontan tersebut mengundang senyum para petinggi yang hadir, mencerminkan besarnya harapan warga akar rumput terhadap pemerataan program-program pro-rakyat di Benua Etam.

Seno Aji Komitmen Rangkul Seni Budaya dan Cetak Dalang Cilik
Menanggapi antusiasme luar biasa warga, Wakil Gubernur Kaltim sekaligus Ketua Umum DPP Ika Pakarti, H. Seno Aji, menegaskan bahwa lembaganya kini telah mendapatkan pengakuan luas sebagai organisasi kedaerahan yang sah, setelah pengukuhannya turut disahkan oleh pihak Kesultanan Yogyakarta dan Surakarta.

Penyerahan wayang secara simbolis dari Ketua Umum DPP Ika Pakarti Seno Aji kepada Ki Dalang Aan Bagus Saputra dengan lakon Pandowo Mbangun Projo.

Seno mengungkapkan, perayaan Milad ke-23 ini tidak hanya diisi oleh wayang kulit, melainkan rangkaian festival seni budaya selama dua hari sejak 22 Agustus 2026 yang menampilkan berbagai paguyuban seni mulai dari Reog, Jaranan, hingga atraksi Barongsai.

“Nanti ke depan, seluruh seni budaya ini kita sama-sama rangkul, kita sama-sama besarkan untuk mewujudkan Kaltim sukses menuju generasi emas yang berbahagia,” ujar Seno Aji disambut riuh tepuk tangan jamaah.

Ia juga menyoroti pentingnya regenerasi seniman lokal melalui penyelenggaraan Lomba Dalang Cilik. Menurutnya, langkah ini krusial untuk melahirkan bibit-bibit dalang baru di Kaltim yang nantinya siap tampil di berbagai hajatan warga hingga kancah nasional.

Pemotongan tumpeng Milad ke-23 Ika Pakarti dilaksanakan Ketua Umum DPP Ika Pakarti H. Seno Aji didampingi Wahyu Seno Aji.

Puncak Acara: Pemotongan Tumpeng dan Kartu Anggota E-Money

Peringatan Milad ke-23 Ika Pakarti ditandai secara simbolis dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum H. Seno Aji, yang kemudian diserahkan langsung kepada sesepuh Ika Pakarti, Rusmadi Wongso.

Selain pesta budaya rakyat, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan peluncuran dan penyerahan secara simbolis Kartu Anggota Ika Pakarti berbasis E-Money bekerja sama dengan Bank Mandiri, sebagai bentuk modernisasi administrasi organisasi kekeluargaan terbesar di Kalimantan Timur ini.(mn)