BONTANG – Upaya memperkuat pemahaman ideologi bangsa di kalangan generasi muda, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Bidang Pemuda Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang menggelar kegiatan pembinaan ideologi Pancasila bagi pemuda, di Aula Dispopar Kota Bontang, Kamis (16/4/2026).
Kepala Dispopar Kota Bontang, Eko Mashudi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif yang berpotensi menggerus nilai kebangsaan.
Sebanyak 200 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri dari perwakilan OSIS, pelajar SMA, BEM mahasiswa, duta wisata, duta anti narkoba, serta berbagai organisasi kepemudaan di Kota Bontang.
Ia menjelaskan, peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta perwakilan Kodim 0908 Bontang.
“Materi yang disampaikan mencakup wawasan kebangsaan, cinta tanah air, bela negara, Pancasila sebagai ideologi bangsa, hingga peran strategis pemuda dalam pembangunan,” sebutnya.
Eko Mashudi menegaskan, pembinaan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan ideologi bangsa di kalangan pemuda.
“Pemuda itu jadi tidak mudah terpengaruh oleh paham radikalisme, liberalisme ekstrem, maupun komunisme,” sebutnya.
Selain itu, nilai-nilai Pancasila juga diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang toleran, peduli terhadap sesama, serta menjunjung tinggi persatuan di tengah keberagaman.
“Melalui pemahaman yang kuat terhadap Pancasila, pemuda diharapkan tidak mudah terprovokasi isu-isu yang memecah belah, termasuk hoaks yang marak di media sosial,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran pemuda sebagai calon pemimpin masa depan, yang memiliki semangat persatuan dan memahami makna Bhinneka Tunggal Ika sebagai perekat bangsa.
“Semoga hadir generasi yang tumbuh secara intelektual, kuat dalam nilai kebangsaan dan siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.
