SAMARINDA – Kegiatan open casting film Suster Maria yang digelar di GO Mall Samarinda pada Sabtu (11/4/2026) disambut antusias oleh masyarakat. Sejumlah peserta dari berbagai latar belakang hadir untuk mencoba peruntungan di dunia seni peran.
Ketua Rumah Digital UMKM sekaligus penyelenggara kegiatan, Irmade Susanti, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu melahirkan talenta baru di dunia perfilman, khususnya dari Samarinda dan Kalimantan Timur.
Ia optimistis para peserta yang hadir memiliki potensi besar untuk bersaing, bahkan hingga ke tingkat nasional.
“Saya yakin teman-teman yang hadir hari ini adalah orang-orang terpilih yang punya peluang untuk masuk ke film layar lebar ini,” ungkapnya.
Menurutnya, kesempatan ini bukan hanya sekadar ajang seleksi, tetapi juga momentum bagi generasi muda untuk berani menunjukkan kemampuan dan mengejar mimpi di dunia seni peran.
Ia juga menggambarkan kebanggaan yang bisa dirasakan jika nantinya para peserta berhasil lolos dan tampil di layar lebar.
“Bayangkan ketika film ini tayang di bioskop seperti XXI, CGV, bahkan masuk sejumlah platform lainnya, tentu itu jadi kebanggaan luar biasa, bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga keluarga dan daerah,” jelasnya.

Lebih dari itu, Irmade menilai panggung casting menjadi langkah awal yang penting bagi siapa saja yang ingin berkembang di industri kreatif.
“Cukup berdiri di atas panggung dan memberikan peran terbaik, itu sudah bisa jadi langkah awal untuk mengharumkan nama daerah,” tambahnya.
Ia pun berharap proses produksi film Suster Maria dapat berjalan lancar hingga selesai dan segera tayang di layar lebar dalam waktu dekat.
Sementara itu, General Manager GO Mall, Agus Ibrahim, menilai kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menggali potensi lokal yang selama ini belum banyak terekspos.
Ia menyebut, talenta berbakat sebenarnya tersebar di berbagai daerah, hanya saja membutuhkan wadah untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan.
“Bibit-bibit itu pasti banyak ada di semua daerah, khususnya di Samarinda. Harapan kami, dari kegiatan ini bisa lahir aktor dan aktris terbaik yang nantinya mampu mengharumkan nama Samarinda dan Kalimantan Timur,” ujarnya.

Menurutnya, kesempatan seperti ini tidak datang setiap saat. Karena itu, ia mendorong seluruh peserta untuk tampil maksimal dan tidak ragu menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan tim seleksi.
“Kesempatan itu kemungkinan tidak bisa datang dua kali. Jadi benar-benar all out, keluarkan semua bakat yang dimiliki. Berikan tantangan pada diri sendiri bahwa kita mampu dan yakin bisa,” tegasnya.
Agus juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak lepas dari usaha dan doa, namun keberanian untuk mencoba menjadi langkah awal yang penting.
“Semua kita berupaya, selebihnya adalah kehendak Tuhan. Tapi kalau kita tidak mencoba, kita tidak akan tahu sejauh mana kemampuan kita,” tutupnya.
