SAMARINDA – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur (BBPJN Kaltim) saat ini tengah mengerjakan preservasi jalan dan jembatan ruas Petung, Riko, ITCI, Sepaku, Semoi Dua, hingga Samboja.
Progres pekerjaan fisik tersebut saat ini sudah mencapai 14,59 persen. Dalam kontrak kerja ini, terdapat dua titik lokasi pekerjaan penanganan longsoran.
“Salah satunya, terletak pada Stasiun (STA) 62+500, di ruas jalan Simpang Samboja menuju Simpang Petung,” kata Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 BBPJN Kaltim, Taufiq Ramadhan, Kamis (2/4/2025).

Konstruksi utama dalam proyek pekerjaan tersebut menggunakan Dinding Penahan Tanah (DPT) beton bertulang sepanjang 50 meter, yang diperkuat dengan pondasi bore pile berdiameter 60 sentimeter.
Selain itu, dalam proyek pekerjaan tersebut, kata dia, juga dilakukan pekerjaan pendukung berupa pembangunan bahu jalan beton dan saluran drainase untuk pengendalian air.
“Memasuki April 2026 ini, tim pelaksana lapangan telah menjadwalkan dimulainya pelaksanaan pekerjaan dengan kegiatan awal berupa pembersihan lahan atau land clearing dan galian pile cap,” sebutnya.
Melalui penanganan ini diharapkan ruas jalan Simpang Samboja menuju Simpang Petung dapat lebih aman dilalui serta mendukung kelancaran jalur logistik dari dan menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).*
