PENAJAM – Kasus perundungan di kalangan pelajar menjadi perhatian serius bagi Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Kepala Disdikpora PPU Andi Singkerru menekankan pentingnya pengawasan terhadap siswa untuk mencegah terulangnya kejadian bullying atau perundungan di sekolah.
“Kami sudah mengingatkan sekolah untuk memantau perilaku siswa dengan ketat. Meskipun belum ada CCTV di sekolah, guru-guru dan tenaga pendidikan diharapkan berperan aktif dalam memantau situasi,” ujar Andi baru-baru ini.
Dia meminta sekolah memberi laporan perkembangan terkait masalah bullying yang muncul per 30 hari.
“Kami sudah memanggil dua kepala sekolah di PPU untuk memastikan pengawasan yang lebih ketat,” tambahnya.
Andi berharap, melalui upaya ini, situasi bullying dapat diubah dari zona merah menuju zona hijau, sehingga siswa dapat belajar dalam lingkungan yang aman dan nyaman.
Dikatakan, para siswa butuh pengarahan dari guru dan siswa yang mampu menjadi kontrol dalam hal perundungan atau kekerasan lainnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran OSIS dalam mencegah perundungan. Menurutnya, OSIS harus berfungsi sebagai pengontrol dan penegur dalam lingkungan sekolah.
“Jika mereka tidak berperan, fungsinya menjadi tidak berarti,” tutupnya. (Adv/A).
