KETAPANG – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang memicu antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terletak di Desa Padang, Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang, Selasa (14/7/2026).
Dari pantauan di lokasi, puluhan warga terlihat memadati SPBU untuk melakukan pengisian BBM jenis pertalite dan pertamax sejak pukul 07.30 WIB. Namun pada pukul 11.30 WIB pasokan minyak di SPBU tersebut telah habis dan menunggu pengiriman dari Jobber Pertamina Ketapang.
Petugas SPBU Rudra (30) mengatakan bahwa pasokan minyak di SPBU Padang telah habis dan sedang menunggu pengiriman dari Jobber Pertamina Ketapang.
“Di SPBU Padang ini, Pertamax dan Pertalite telah habis, hanya tersisa Dexlite. Kami masih menunggu pengiriman selanjutnya,” katanya saat konfirmasi.

Rudra menyampaikan bahwa pihaknya mendistribusikan BBM subsidi jenis pertalite sebanyak 8.000 per hari, namun semua itu tergantung dari pengiriman dari pihak Jobber Pertamina Ketapang.
“InsyaAllah pelayanan akan dibuka kembali saat pasokan minyak datang. Kemungkinan sore ini ada pengiriman ke SPBU kami,” ujarnya.
Ia menjelaskan jam operasional akan ditambah sesuai instruksi dari Bupati Ketapang saat rapat koordinasi kemarin. Kendati demikian, pelayanan tergantung dari pasokan minyak yang tersedia di SPBU.
“Jam operasional pelayanan sesuai instruksi Bupati Ketapang, namun semua itu tergantung pasokan minyak di SPBU,” jelasnya.
Pihak SPBU juga menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan antrean secara tertib agar distribusi tepat sasaran.
Selanjutnya, warga Sungai Pelang, Bambang Ikhtiar Sono berharap pihak pertamina segera melakukan distribusi ke setiap SPBU, agar warga mendapatkan minyak.
“Harapan kami pasokan minyak di SPBU ditambah agar tidak lama antre. Semoga situasi seperti ini segera berakhir,” harapnya.
