Advertorial

Anggota DPRD Samarinda Markaca Soroti Maraknya Kebakaran di Kota Tepian

Avatar photo
Oleh Putri Tsabitah An Nabil
Ukuran Font
Kecil Besar

SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Markaca, prihatin dengan maraknya kasus kebakaran yang terjadi di Kota Tepian. Menurutnya, ada beberapa faktor yang menjadi pemicu, seperti kelalaian masyarakat, korsleting listrik, dan kondisi cuaca ekstrim.

“Kebakaran ini sering terjadi karena faktor kelalaian, seperti lupa mematikan kompor. Selain itu, ada juga yang terjadi karena korsleting listrik, di mana kabel dimakan tikus atau sudah rapuh,” ungkap Markaca, Jumat (26/4/24).

Markaca menambahkan bahwa cuaca ekstrim, seperti panasnya udara di tempat pembuangan akhir (TPA), juga dapat memicu kebakaran.

“Di TPA, karena panasnya udara, sampah mudah terbakar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Markaca menjelaskan bahwa saat ini fokus pemerintah masih pada penanganan kebakaran yang terjadi, belum pada upaya pencegahan.

“Kita baru bisa membantu dengan menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) melalui pokok pikiran,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemkot Samarinda tengah fokus menindaklanjuti keberadaan Pom Mini yang tersebar di Samarinda karena dianggap tidak memenuhi standar dan berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Pom Mini itu tidak standar dan legalitasnya patut dipertanyakan. Saya rasa Pemkot sudah mulai mengevaluasinya,” pungkasnya.

Ia berharap dengan langkah-langkah tersebut, angka kebakaran di Samarinda dapat ditekan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada dalam beraktivitas, serta selalu memastikan kondisi instalasi listrik di rumah dalam keadaan baik.(Adv/N)